Chapnews – Ekonomi – Presiden terpilih, Prabowo Subianto, dikabarkan akan secara langsung terlibat dalam penentuan calon Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis. Posisi strategis ini merupakan bagian integral dari Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menandai langkah penting dalam implementasi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).
Friderica Widyasari Dewi, Ketua Dewan Komisioner OJK, menjelaskan bahwa proses ini merupakan amanat langsung dari UU P2SK. Ia menambahkan, meskipun Presiden mengajukan nama-nama kandidat, keputusan akhir untuk memilih pemimpin Pengawas Bursa Mineral akan berada di tangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

"Terkait dengan kandidat Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis, kalau kita melihat Undang-Undang yang ada, bahwa nanti DPR yang akan memilih calon yang disampaikan bapak Presiden," tutur Friderica dalam konferensi pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK, Selasa (4/8/2026).
Di sisi internal, OJK telah bergerak cepat dengan membentuk Satuan Tugas Persiapan Pengaturan dan Pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (Satgas BMKS). Satgas ini memiliki mandat krusial untuk mempersiapkan segala infrastruktur pendukung, mulai dari struktur organisasi, kesiapan sumber daya manusia (SDM), hingga penyediaan sarana prasarana yang diperlukan.
"Saat ini OJK bersama dengan beberapa pihak dalam proses penyusunan dan penyempurnaan kerangka peraturan serta kelembagaan untuk implementasi hal tersebut. Tadi sudah disampaikan bahwa di internal OJK sudah dibentuk Satgas BMKS," imbuh Friderica, menegaskan komitmen OJK dalam mewujudkan amanat UU P2SK.
Lebih lanjut, UU P2SK juga mengamanatkan OJK sebagai otoritas tunggal yang berwenang menerbitkan izin bagi penyelenggara bursa mineral. Meskipun demikian, Friderica belum dapat memberikan detail lebih jauh mengenai model bisnis atau operasional spesifik dari bursa komoditas strategis yang baru ini.
"Informasi mengenai proses keseluruhan penyiapan bursa mineral dan komoditas strategis tentunya akan kami sampaikan lebih detail pada saat yang telah memungkinkan," pungkasnya.

