Ads - After Header

Benteng Terakhir Listrik Jawa-Bali: PLTA Garung Siaga!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Ekonomi – JAKARTA, 08 Agustus 2026 – Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Garung di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, kini menjadi sorotan utama sebagai salah satu pilar vital dalam menjaga stabilitas sistem kelistrikan Jawa-Bali. Fasilitas ini dipersiapkan secara optimal untuk menghadapi berbagai skenario, termasuk ancaman pemadaman listrik massal atau blackout, memastikan pasokan energi tetap aman bagi jutaan penduduk.

Berlokasi strategis di kawasan Pegunungan Dieng, PLTA Garung secara efisien memanfaatkan potensi aliran air pegunungan untuk menghasilkan energi baru terbarukan (EBT). Pembangkit yang telah beroperasi sejak tahun 1982 ini memiliki kapasitas terpasang sebesar 26,4 megawatt (MW), yang berasal dari dua unit turbin tipe Francis, masing-masing berkapasitas 13,2 MW. Keberadaannya menandai komitmen terhadap energi bersih dan keberlanjutan.

Benteng Terakhir Listrik Jawa-Bali: PLTA Garung Siaga!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Listrik yang dihasilkan oleh PLTA Garung tidak hanya untuk konsumsi lokal, melainkan disalurkan ke sistem interkoneksi Jawa-Bali melalui jaringan transmisi 150 kilovolt (kV). Jaringan ini menghubungkan PLTA Garung dengan PLTP Dieng, Gardu Induk Wonosobo, Temanggung, hingga PLTA Mrica, memastikan pasokan listrik dapat didistribusikan secara fleksibel dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan sistem kelistrikan nasional yang terintegrasi.

Wasis Jati Waskitho, Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Mrica, menjelaskan bahwa optimalisasi operasional PLTA Garung terus menjadi prioritas. "Kami memastikan PLTA Garung terus memanfaatkan potensi air di kawasan pegunungan untuk menghasilkan energi bersih bagi masyarakat. Dengan kapasitas terpasang 26,4 MW, pembangkit ini krusial dalam mendukung keandalan sistem kelistrikan Jawa-Bali, mampu memenuhi kebutuhan listrik setara puluhan desa. Kami terus menjaga keandalan operasional pembangkit agar manfaat energi terbarukan ini dapat dirasakan secara berkelanjutan," ujar Wasis, seperti dikutip dari chapnews.id.

Secara kapasitas, PLTA Garung mampu memasok listrik yang setara dengan kebutuhan sekitar 26.400 rumah tangga dengan asumsi daya 1.000 volt ampere (VA). Apabila menggunakan asumsi daya 450 VA, kapasitas tersebut bahkan diperkirakan dapat melayani hingga sekitar 52.500 rumah tangga. Angka ini menunjukkan betapa krusialnya peran PLTA Garung dalam menopang kehidupan modern di salah satu wilayah terpadat di Indonesia. Keberadaannya bukan sekadar pembangkit, melainkan jaminan stabilitas energi bagi masa depan.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer