Ads - After Header

Kemerdekaan Sejati? Buruh Bongkar Tuntutan Krusial di HUT RI!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Ekonomi – Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia, yang akan diperingati pada Senin, 17 Agustus 2026, dimaknai secara mendalam oleh serikat pekerja bukan hanya sebagai perayaan seremonial semata. Bagi mereka, momentum bersejarah ini adalah panggilan untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan yang termaktub dalam konstitusi, yakni melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, dan menciptakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

"Kemerdekaan sejati bagi kaum buruh dan pekerja harus terwujud dalam bentuk pekerjaan yang layak, upah yang adil, kepastian hubungan kerja, perlindungan sosial yang memadai, serta jaminan masa depan yang lebih sejahtera," ungkap Mirah Sumirat, Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (ASPIRASI), Senin (17/8/2026). Menjelang peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI ini, Mirah secara tegas mendesak pemerintah untuk segera mengambil tindakan konkret terkait beberapa isu fundamental yang menjadi perhatian utama kaum buruh.

Kemerdekaan Sejati? Buruh Bongkar Tuntutan Krusial di HUT RI!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Salah satu tuntutan utama yang disuarakan adalah percepatan penyelesaian dan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset. Menurut Mirah, praktik korupsi bukan sekadar tindakan merugikan keuangan negara dan hak-hak dasar rakyat, melainkan juga penghambat serius bagi iklim investasi yang sehat dan upaya penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan. "Korupsi secara fundamental mengikis potensi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan pekerja," tambahnya, menekankan urgensi RUU tersebut sebagai langkah nyata menuju keadilan ekonomi.

Selain isu korupsi, serikat pekerja juga terus menyoroti tantangan berat yang dihadapi buruh, seperti ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal yang kerap terjadi, sulitnya akses terhadap lapangan kerja yang layak dan stabil, serta tuntutan akan upah yang adil dan sesuai dengan biaya hidup yang terus meningkat. Mereka berharap, di momen kemerdekaan ini, pemerintah dapat lebih serius dalam merumuskan kebijakan yang pro-pekerja, menjamin kepastian kerja, dan meningkatkan perlindungan sosial secara komprehensif.

Tuntutan ini menegaskan bahwa bagi serikat pekerja, kemerdekaan bukanlah sekadar perayaan masa lalu, melainkan sebuah perjuangan berkelanjutan untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat, khususnya kaum buruh, di masa kini dan mendatang. Pemerintah diharapkan dapat merespons aspirasi ini dengan kebijakan yang konkret dan berpihak pada rakyat, demi terciptanya Indonesia yang benar-benar merdeka dan sejahtera. Berita lebih lanjut mengenai isu-isu ekonomi dan ketenagakerjaan dapat Anda ikuti di chapnews.id.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer