Chapnews – Ekonomi – Kabar gembira bagi para pengendara di seluruh Indonesia! PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, Pertamina Patra Niaga, kembali mengumumkan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi. Penurunan harga ini telah berlaku efektif sejak 1 Agustus 2023 di seluruh wilayah Tanah Air, mencakup jenis Pertamax, Pertamax Green, dan Pertamax Turbo. Lantas, bagaimana rincian harga BBM Pertamina, termasuk Pertalite, pada hari ini, 21 Agustus? Simak ulasan lengkapnya di chapnews.id.
Berdasarkan data yang dihimpun chapnews.id, penyesuaian harga ini memberikan angin segar bagi konsumen. Harga Pertamax, misalnya, kini dibanderol Rp15.950 per liter, turun Rp300 dari harga sebelumnya Rp16.250 per liter. Penurunan signifikan juga terjadi pada Pertamax Turbo, yang kini menjadi Rp18.300 per liter dari Rp19.300 per liter, atau anjlok Rp1.000. Tak ketinggalan, Pertamax Green juga mengalami koreksi harga menjadi Rp16.600 per liter dari Rp17.000 per liter, atau turun Rp400.

Namun, tidak semua jenis BBM nonsubsidi mengalami penurunan. Harga Dexlite terpantau stabil di angka Rp19.700 per liter, demikian pula dengan Pertamina Dex yang tetap di Rp21.150 per liter.
Sementara itu, untuk jenis BBM subsidi yang paling banyak digunakan masyarakat, yakni Pertalite dan Biosolar, harganya dipastikan tidak berubah. Pertalite tetap dijual seharga Rp10.000 per liter, dan Biosolar subsidi Rp6.800 per liter.
Pemerintah sendiri telah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas harga BBM bersubsidi. Melalui berbagai kebijakan, pemerintah memastikan bahwa harga Pertalite dan Biosolar tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026. Ini tentu menjadi jaminan bagi masyarakat agar tidak terbebani oleh fluktuasi harga energi di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.


