Ads - After Header

PNS Impian Makin Dekat! Ini PPPK yang Diprioritaskan

Ahmad Dewatara

Chapnews – Ekonomi – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini memberikan gambaran mengenai kelompok Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang akan mendapatkan prioritas utama dalam rencana pengangkatan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dalam pernyataannya, Purbaya menegaskan bahwa pemerintah saat ini memfokuskan perhatian pada tenaga pendidik, termasuk para guru agama, untuk diintegrasikan dalam proses pengangkatan yang akan dilakukan secara bertahap.

"Kalau kemarin sih guru aja, ada juga nanti guru agama di situ masuk, yang dalam prosesnya staging berapa tahun ke depan. Itu nanti guru agama juga masuk situ," ungkap Purbaya pada Jumat (21/8/2026), seperti dikutip dari chapnews.id. Pernyataan ini mengindikasikan komitmen pemerintah terhadap sektor pendidikan dalam upaya penataan kepegawaian.

PNS Impian Makin Dekat! Ini PPPK yang Diprioritaskan
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Lebih lanjut, Purbaya menjelaskan bahwa pembahasan terkait pengangkatan PPPK menjadi PNS sejauh ini baru mencakup tenaga guru. Untuk kelompok PPPK non-guru, pemerintah belum menetapkan tahapan pengangkatan secara pasti. "Yang non-guru, saya belum tahu sampai sekarang ya. Rapat seingat saya hanya guru. Nanti mungkin bertahap akan ke arah sana," tambahnya, membuka kemungkinan adanya kebijakan serupa di masa mendatang bagi PPPK di sektor lain.

Purbaya juga menekankan bahwa proses pengangkatan PPPK menjadi PNS tidak akan dilakukan secara serentak. Pemerintah akan menerapkan skema pengangkatan bertahap. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan riil akan pegawai serta kemampuan anggaran negara. "Tapi kalau yang nanti P3K penuh waktu jadi (pegawai) pusat, sama yang pegawai baru mereka butuh berapa ratus ribu lagi, itu akan dilakukan secara bertahap," jelasnya.

Kebijakan pengangkatan secara bertahap ini, menurut Purbaya, merupakan langkah krusial untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan anggaran negara. Pemerintah akan senantiasa menyesuaikan implementasi kebijakan ini dengan kapasitas fiskal yang tersedia, guna memastikan bahwa tambahan belanja pegawai tidak akan mengganggu kesinambungan keuangan negara dalam jangka panjang.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer