Ads - After Header

Terkuak! Skandal Manifes KM Mutiara Sentosa II

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Surabaya – Penyelidikan intensif terhadap insiden terbakarnya KMP Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep, Madura, Jawa Timur, awal bulan ini, mulai menguak tabir kejanggalan. Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menemukan adanya ketidaksesuaian mencolok antara data manifes penumpang yang beredar dengan jumlah korban yang berhasil dievakuasi. Tak hanya itu, indikasi kuat upaya saling lempar tanggung jawab antarpihak terkait juga terendus dalam kasus nahas ini.

Dirpolairud Polda Jatim, Kombes Arman Asmara, mengungkapkan temuan ini di Surabaya pada Selasa (25/8). Menurut Arman, penyidik telah mengantongi berbagai dokumen operasional dan keselamatan pelayaran secara lengkap, termasuk manifes dan Surat Persetujuan Berlayar (SPB). Namun, data manifes awal yang tersebar di publik menyebutkan 232 orang berlayar di kapal tersebut, sementara faktanya, tim gabungan berhasil mengevakuasi 238 orang, di mana lima di antaranya ditemukan meninggal dunia.

Terkuak! Skandal Manifes KM Mutiara Sentosa II
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Kami sudah mempunyai data dan dokumen lengkap. Mulai manifes, meski tidak ada kesesuaian, hingga Surat Persetujuan Berlayar, dan semuanya sedang kami teliti dan dalami," jelas Kombes Arman.

Kejanggalan jumlah penumpang semakin menguat setelah operasi SAR gabungan dinyatakan berakhir pada Selasa (4/8). Laporan dari keluarga dan rekan menyebutkan masih ada lima orang yang hilang. Ironisnya, satu dari lima nama yang dilaporkan hilang tersebut diakui oleh operator kapal, PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP), tercatat dalam manifes resmi mereka.

Selain masalah manifes, Kombes Arman juga menyoroti adanya kecenderungan pihak-pihak terkait untuk saling melempar tanggung jawab. Indikasi ini terlihat sejak penanganan awal insiden kebakaran hingga proses hukum berjalan saat ini. "Ada ke arah sana dalam kasus terbakarnya KM Mutiara Sentosa II, ini yang sedang kami garis bawahi," tegasnya.

Fokus utama penyidik Ditpolairud Polda Jatim saat ini adalah mendalami pihak-pihak yang paling bertanggung jawab atas insiden yang merenggut nyawa tersebut. Hingga kini, setidaknya tujuh saksi telah diperiksa, dan jumlahnya berpeluang terus bertambah seiring dengan pengumpulan serta pengujian bukti dan dokumen tambahan.

Sebagai informasi, KMP Mutiara Sentosa II yang melayani rute Surabaya-Makassar dilaporkan terbakar hebat di perairan utara Sumenep pada awal Agustus. Berdasarkan data terakhir Basarnas pada 4 Agustus, sebanyak 238 orang berhasil dievakuasi, dengan 233 di antaranya selamat dan lima meninggal dunia. Meskipun operasi pencarian dan penyelamatan telah resmi ditutup, lima penumpang atau awak kapal—Bustam Sanusi, Andik Herman, Abdul Manan, Abdurrahman, dan Abdul Hamid—masih belum diketahui keberadaannya hingga saat ini. Investigasi chapnews.id akan terus memantau perkembangan kasus ini.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer