Ads - After Header

Kabar Gembira! Buruh Tani Tanpa Lahan Kini Punya Alsintan!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Ekonomi – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengumumkan terobosan baru yang mengubah lanskap bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) di Indonesia. Kebijakan revolusioner ini kini membuka akses lebar bagi para buruh tani tanpa kepemilikan lahan serta kelompok tani untuk mendapatkan bantuan alsintan, sebuah langkah yang digadang-gadang akan mempercepat modernisasi pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani kecil.

Sebelumnya, buruh tani yang selama ini mengandalkan upah harian dari bekerja di lahan milik orang lain, kerap kesulitan mengakses bantuan alsintan karena terbentur syarat kepemilikan lahan. Namun, dengan regulasi terbaru ini, mereka kini memiliki kesempatan untuk membentuk kelompok dan mengajukan permohonan alsintan, yang kemudian dapat dikelola secara kolektif untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja.

Kabar Gembira! Buruh Tani Tanpa Lahan Kini Punya Alsintan!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Dalam kunjungan kerjanya di Karawang, Jawa Barat, pada Senin (31/8/2026), Mentan Amran menegaskan urgensi perubahan aturan ini. "Saudara-saudara kita itu tidak mendapatkan bantuan alat mesin pertanian karena tidak punya akses. Regulasi kami ubah, sudah kami tanda tangani. Prioritaskan alat mesin pertanian, pompa dan seterusnya kepada buruh tani yang tidak punya sawah, supaya kesejahteraannya meningkat," tegas Amran, menyoroti pentingnya pemerataan akses terhadap teknologi pertanian.

Amran menjelaskan bahwa keputusan untuk merevisi regulasi tersebut didasari oleh pengamatan langsungnya terhadap kondisi riil buruh tani di lapangan. Ia menemukan bahwa banyak buruh tani hanya mampu mengantongi penghasilan sekitar Rp30 ribu per hari, dengan kesempatan kerja yang sangat terbatas, yakni hanya dua hingga tiga kali dalam sepekan. Kondisi ini, menurut Amran, sangat memprihatinkan mengingat peran vital buruh tani dalam proses produksi pangan nasional.

Kebijakan ini diharapkan dapat menjadi angin segar bagi jutaan buruh tani di seluruh Indonesia, memberikan mereka sarana produksi yang memadai dan kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup mereka secara signifikan. Dengan adanya akses terhadap alsintan, diharapkan produktivitas pertanian nasional juga akan ikut terangkat, sejalan dengan visi Kementan untuk mewujudkan pertanian yang modern dan berdaya saing.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer