Ads - After Header

Dapur RSSA Malang Terbakar Hebat, 19 Pasien Dievakuasi!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Kebakaran hebat melanda Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang pada Rabu (9/9) sore, memicu evakuasi darurat 19 pasien, termasuk anak-anak. Api dilaporkan membakar area dapur instalasi gizi dan ruang laundry, menimbulkan kepanikan namun berhasil ditangani dengan cepat tanpa korban jiwa.

Kepala UPT Damkar Kota Malang, Pandu Rizki Darmawan, mengungkapkan bahwa laporan kejadian diterima Mako Damkar pada pukul 14.57 WIB. Tim pemadam kebakaran segera bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan lima unit armada, terdiri dari empat unit water supply dan satu unit rescue kajama, dengan total 20 personel.

Dapur RSSA Malang Terbakar Hebat, 19 Pasien Dievakuasi!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Ketika tim tiba di lokasi, api sudah meluas di beberapa titik dan kondisi plafon ruangan sudah terbakar hingga roboh," jelas Pandu. Dua ruangan utama yang terdampak adalah dapur instalasi gizi, tempat peralatan masak dan bahan makanan terbakar, serta laundry room yang berisi selimut dan seprai, material yang tergolong mudah memicu penyebaran api.

Sebagai langkah antisipasi, Humas RSSA Kota Malang, Syamsul Bakhri, menjelaskan bahwa 19 pasien, termasuk pasien anak, dievakuasi sementara ke Grand Pavilion. "Sebagai antisipasi karena adanya asap, kami melakukan proses evakuasi pada pasien anak. Ada 19 pasien yang kami pindahkan sementara ke Grand Pavilion. Kondisi mereka stabil," ujar Syamsul. Ia menambahkan, seluruh pasien dipindahkan menggunakan kursi roda dan tidak membutuhkan bantuan oksigen tambahan.

Pandu Rizki Darmawan mengapresiasi kesigapan tim K3 RSSA yang telah lebih dulu melakukan evakuasi dan penanganan awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) serta hidran sebelum petugas Damkar tiba. Dukungan sarana prasarana berupa hidran, selang, dan nozzle di lokasi turut mempercepat proses pemadaman.

Api akhirnya dinyatakan benar-benar padam sekitar pukul 16.30 WIB, dan seluruh personel beserta peralatan ditarik dari lokasi. Dipastikan tidak ada korban dalam insiden tersebut, baik korban luka maupun korban jiwa. Selama proses pemadaman, petugas tidak menemukan kendala berarti di lapangan.

Syamsul Bakhri menegaskan bahwa aktivitas pelayanan medis di RSSA tidak terganggu akibat kebakaran ini. Instalasi Gawat Darurat (IGD) tetap beroperasi normal, termasuk penerimaan pasien melalui ambulans rujukan. Pasokan makanan bagi ribuan pasien juga tidak terganggu, sebab seluruh makanan untuk hari kejadian telah selesai diproduksi dan siap didistribusikan sebelum kebakaran terjadi.

Kerusakan material sementara diketahui hanya terjadi pada bangunan dapur, tanpa ada peralatan medis yang terdampak. Untuk keberlangsungan penyediaan makanan pasien pascakebakaran, RSSA masih melakukan penanganan dan evaluasi terhadap fasilitas dapur yang terdampak.

Penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam proses penyelidikan oleh Inafis Polresta Malang Kota, sementara total kerugian material akibat kebakaran ini juga belum dapat dihitung dan masih dalam proses investigasi lebih lanjut.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer