Chapnews – Ekonomi – Badan Pelaksana BUMN (BP BUMN) bersama Danantara Indonesia secara aktif mendesak PT Pertamina (Persero) untuk mengurangi ketergantungan yang berlebihan pada pasokan energi impor. Inisiatif ini menekankan pentingnya penguatan suplai gas dari dalam negeri sebagai langkah strategis yang krusial. Tujuan utamanya jelas: memangkas beban devisa negara yang signifikan sekaligus memperkokoh fondasi ketahanan energi nasional.
Ketergantungan yang tinggi pada energi dari luar negeri telah lama menjadi faktor pemberat bagi neraca perdagangan Indonesia. Oleh karena itu, pemanfaatan sumber daya gas domestik didorong agar dapat dimaksimalkan secara lebih agresif. Pemerintah mendesak Pertamina untuk bertindak cepat dalam menjadikan potensi gas lokal sebagai pilar utama kemandirian energi bagi masyarakat luas.

Dony Oskaria, yang menjabat sebagai Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, menegaskan urgensi langkah ini. "BP BUMN dan Danantara Indonesia terus mendorong Pertamina agar memperkuat pasokan gas dalam negeri guna mengurangi ketergantungan terhadap energi impor," ujar Dony dalam keterangan resminya yang diterima pada Jumat (11/9/2026). Ia menambahkan, "Ini langkah fundamental yang harus segera kita percepat demi mendukung ketahanan energi nasional secara berkelanjutan."


