Ads - After Header

Transjakarta Bakal Kelola Transportasi Laut dan Udara

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Wajah transportasi di ibu kota diprediksi akan mengalami transformasi besar-besaran dalam waktu dekat. PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), yang selama ini identik dengan layanan bus kota, kini tengah bersiap untuk melakukan ekspansi besar ke sektor yang jauh lebih luas, yakni transportasi laut dan udara.

Rencana ambisius ini bukan sekadar wacana, melainkan telah dituangkan secara resmi dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) mengenai Perubahan Bentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Transportasi Jakarta. Langkah ini diambil sebagai upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menciptakan ekosistem transportasi yang benar-benar terintegrasi dan menyeluruh bagi warga Jakarta.

Transjakarta Bakal Kelola Transportasi Laut dan Udara
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa perluasan ruang lingkup usaha ini bertujuan agar layanan transportasi di Jakarta menjadi lebih komprehensif. Tidak hanya mengandalkan jalur darat, Transjakarta nantinya akan merambah ke layanan angkutan perairan serta udara. Selain itu, perusahaan akan diberikan kewenangan untuk mengelola sarana dan prasarana transportasi, termasuk pembangunan, pengoperasian, hingga pemeliharaan sistem pendukung layanan angkutan secara mandiri.

"Ruang lingkup usaha PT Transportasi Jakarta juga diperluas untuk mendukung layanan transportasi yang lebih terintegrasi, mencakup layanan angkutan perairan dan udara, penyediaan dan pengelolaan sarana serta prasarana transportasi, hingga pembangunan, pengoperasian, dan pemeliharaan sistem pendukung layanan angkutan," ujar Pramono saat memberikan keterangan dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (1/10).

Tidak berhenti pada sektor transportasi utama, Transjakarta juga akan didorong untuk merambah ke sektor jasa pendukung lainnya. Hal ini mencakup bidang pendidikan, pelatihan, sertifikasi, jasa konsultansi, bantuan teknis, hingga pengembangan layanan berbasis teknologi informasi dan digital. Dengan diversifikasi ini, Transjakarta diharapkan tidak hanya menjadi operator transportasi, tetapi juga menjadi pusat keunggulan dalam manajemen transportasi modern.

Untuk mendukung ambisi besar tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menyiapkan suntikan modal yang sangat signifikan. Dalam usulan perubahan regulasi tersebut, modal dasar Transjakarta direncanakan akan melonjak drastis. Jika sebelumnya modal dasar perusahaan tercatat sebesar Rp5,225 triliun, kini direncanakan akan ditingkatkan menjadi Rp13,4 triliun.

Peningkatan modal ini menjadi modal utama bagi Transjakarta untuk memperkuat kapasitas usahanya. Menariknya, target ekspansi Transjakarta tidak hanya berhenti di batas wilayah Jakarta atau bahkan skala nasional saja. Pramono menegaskan bahwa Transjakarta memiliki visi untuk merambah pasar internasional.

"Sejalan dengan itu, wilayah usaha PT Transportasi Jakarta diperluas hingga skala nasional dan internasional guna membuka peluang replikasi pengalaman dan sistem transportasi yang telah dibangun di Jakarta," tambah Pramono.

Dengan visi global ini, Pemprov DKI Jakarta berharap sistem transportasi yang telah sukses dibangun di Jakarta dapat menjadi model atau standar yang dapat diterapkan di kota-kota lain di seluruh dunia. Transformasi ini diharapkan mampu membawa Jakarta menjadi kota global yang memiliki sistem mobilitas kelas dunia yang efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer