Chapnews.id – Kabar duka menyelimuti dunia politik di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Salah satu tokoh muda yang sedang naik daun, Muhammad Lisman Puja Kesuma, dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (3/10). Sosok yang menjabat sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY ini mengembuskan napas terakhirnya saat tengah menjalani perawatan medis di salah satu rumah sakit di Jakarta.
Informasi mengenai wafatnya politikus muda ini dikonfirmasi langsung oleh Wakil Ketua DPRD DIY Yogyakarta, Budi Waljiman. Ia mengaku terkejut saat menerima kabar tersebut pada Sabtu sore. Menurut Budi, kabar duka ini baru sampai ke telinganya sekitar pukul 16.00 WIB, yang menambah suasana haru di lingkungan legislatif Yogyakarta.

"Nggih, leres, leres, leres (betul), tadi baru diproses ini. Saya juga kaget baru menerima informasinya sore ini," ujar Budi saat memberikan keterangan kepada media, sebagaimana dikutip dari laporan di chapnews.id.
Berdasarkan informasi awal yang diterima, Lisman diduga meninggal dunia akibat serangan jantung. Kondisi ini terjadi saat ia tengah berada di Jakarta untuk menjalani serangkaian pengobatan. Sebelumnya, Lisman memang diketahui sedang fokus menangani masalah kesehatan terkait penyakit sinus yang dideritanya.
Kepergian Lisman meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekan sejawatnya, terutama di internal Partai Gerindra DIY. Saat ini, pihak fraksi sedang melakukan koordinasi intensif untuk menentukan langkah selanjutnya terkait pemulangan jenazah. Ada diskusi mengenai apakah jenazah akan langsung diterbangkan ke kampung halaman asalnya di Sumatera atau dimakamkan di Jakarta.
"Ini baru dirapatkan dan baru cari informasi nanti (jenazah) mau langsung diterbangkan untuk dimakamkan di daerah asalnya di Sumatra atau di Jakarta, ini masih simpang siur," tambah Budi Waljiman.
Lisman Puja Kesuma merupakan politikus muda berbakat kelahiran Medan, Sumatera Utara, pada 24 Januari 1992. Di usia yang tergolong muda, ia telah dipercaya memegang posisi strategis sebagai Ketua Fraksi Gerindra di DPRD DIY. Ia dikenal sebagai sosok yang memiliki integritas tinggi dan sangat loyal terhadap ideologi partainya.
Budi Waljiman memberikan testimoni mengenai dedikasi almarhum selama ini. Ia menyebut Lisman sebagai sosok yang sangat peduli terhadap isu-isu kemanusiaan dan selalu konsisten dalam menjalankan garis perjuangan Partai Gerindra. Kedisiplinan dan komitmennya dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat menjadi teladan bagi para politisi muda lainnya.
Kini, Yogyakarta kehilangan salah satu putra terbaiknya yang dikenal penuh semangat. Kepergian Lisman meninggalkan lubang besar dalam struktur kepemimpinan Gerindra di DIY, namun semangat perjuangannya diharapkan tetap hidup di tengah masyarakat.


