Ads - After Header

Komitmen Menhub Perketat Standar Keselamatan

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menegaskan bahwa aspek keselamatan merupakan pilar paling krusial yang tidak boleh ditawar dalam seluruh lini sektor transportasi di Indonesia. Dalam pernyataan terbarunya, ia menekankan bahwa setiap moda transportasi, baik darat, laut, maupun udara, harus menempatkan perlindungan nyawa penumpang dan pengguna jasa sebagai prioritas tertinggi di atas kepentingan lainnya.

Langkah strategis tengah disiapkan oleh Kementerian Perhubungan untuk memastikan standar keselamatan tidak hanya menjadi slogan, tetapi menjadi praktik nyata di lapangan. Dudy menjelaskan bahwa pemerintah akan memperkuat kerangka regulasi serta meningkatkan intensitas pengawasan terhadap para operator transportasi. Hal ini mencakup pemeriksaan rutin di lapangan, pemantauan ketat terhadap kinerja operator, hingga pemberian sanksi tegas bagi siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran prosedur keselamatan.

Komitmen Menhub Perketat Standar Keselamatan
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Kami ingin memastikan seluruh penyelenggara transportasi bekerja dengan standar yang jelas dan terukur. Pengawasan akan terus ditingkatkan agar tidak ada celah bagi kelalaian yang dapat membahayakan publik," ujar Dudy dalam keterangannya pada Sabtu (3/10/2026).

Salah satu terobosan yang sedang digodok adalah penyusunan formulasi aturan baru terkait pengelolaan transportasi publik. Menariknya, aturan ini tidak hanya menyasar aspek teknis armada, tetapi juga menyentuh level manajerial tertinggi. Dudy berencana mewajibkan adanya proses asesmen khusus bagi jajaran direksi dan komisaris perusahaan pengelola transportasi publik.

Inisiatif ini terinspirasi dari sektor perbankan dan lembaga keuangan, di mana setiap pemegang kendali kebijakan harus melalui uji kelayakan dan asesmen ketat sebelum menjabat. Menhub menilai, pemahaman mendalam mengenai manajemen risiko dan aspek keselamatan harus dimiliki oleh para pengambil keputusan di perusahaan transportasi.

"Sektor transportasi publik memiliki tanggung jawab moral dan hukum yang besar karena menyangkut hajat hidup orang banyak. Kami ingin memastikan bahwa para pemimpin di perusahaan transportasi benar-benar memahami dan mengerti aspek keselamatan secara fundamental, bukan sekadar menjalankan operasional bisnis," tambahnya.

Selain penguatan di level manajemen, perhatian khusus juga diberikan pada sektor transportasi laut. Mengingat Indonesia adalah negara kepulauan, risiko kecelakaan laut akibat muatan berlebih atau tidak sesuai standar menjadi ancaman nyata. Menhub Dudy secara khusus telah memberikan instruksi keras kepada operator kapal besar seperti PT Pelni, PT Pelindo, dan PT ASDP Indonesia Ferry.

Ia meminta agar pengawasan terhadap angkutan barang, terutama untuk kategori barang berat, diperketat secara signifikan. Operator kapal dilarang keras mengabaikan prosedur pemuatan yang dapat mengganggu stabilitas kapal. Dengan pengawasan yang lebih ketat dan aturan yang lebih rigid, diharapkan angka kecelakaan transportasi di Indonesia dapat ditekan seminimal mungkin demi menjamin rasa aman masyarakat saat bermobilitas.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer