Ads - After Header

Misteri Kecelakaan Mobil BYD di Jakarta Selatan

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan mobil listrik merek BYD di kawasan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, akhirnya mulai menemui titik terang. Pihak kepolisian telah melakukan serangkaian uji medis terhadap pengemudi mobil tersebut guna memastikan apakah ada faktor pengaruh zat terlarang di balik peristiwa tragis yang menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol) tersebut.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Mujiyanto, memberikan pernyataan resmi terkait hasil pemeriksaan terhadap pengemudi mobil berinisial S (46). Berdasarkan hasil uji laboratorium, pengemudi mobil listrik tersebut dinyatakan bersih dari pengaruh narkotika maupun alkohol.

Misteri Kecelakaan Mobil BYD di Jakarta Selatan
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Hasil pemeriksaan urine dan tes alkohol terhadap saudara S menunjukkan hasil negatif. Semuanya negatif," ujar Mujiyanto saat memberikan keterangan kepada awak media, Sabtu (24/10).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menduga kecelakaan ini dipicu oleh hilangnya konsentrasi sesaat. S diduga sempat merasa kaget setelah mobil yang dikemudikannya menyenggol kendaraan lain di depannya. Reaksi kaget tersebut membuat kendaraannya oleng ke arah kiri, hingga akhirnya menghantam pengemudi ojek online berinisial HS (56) yang tengah melintas.

Akibat benturan keras tersebut, HS terjatuh dan mengalami nasib malang dengan terlindas oleh mobil BYD. Korban dilaporkan mengalami luka serius berupa patah tulang pada bagian kaki kiri serta sejumlah luka lecet di bagian tubuh lainnya. Saat ini, HS tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Fatmawati untuk memulihkan kondisinya.

Kronologi kecelakaan yang terjadi pada Jumat (23/10) sore tersebut tergolong cukup kompleks. Melansir informasi dari kepolisian, kecelakaan bermula saat mobil BYD dengan nomor polisi B 1220 KDP melaju dari arah selatan menuju utara. Setibanya di depan Win Hotel, pengemudi yang kurang berhati-hati menabrak sebuah Honda Brio yang melaju searah di depannya.

Benturan pertama tersebut membuat mobil BYD kehilangan kendali dan oleng ke arah kiri. Di saat yang bersamaan, sebuah sepeda motor Honda Beat yang dikendarai oleh HS berada di jalur tersebut. Mobil BYD kemudian menabrak motor HS hingga korban terjatuh dan terlindas.

Tak berhenti di situ, mobil listrik tersebut terus melaju liar dan menabrak mobil listrik lain yang sedang berhenti di sisi kiri jalan. Rangkaian kecelakaan ini berakhir setelah mobil BYD naik ke trotoar dan menghantam dua mobil yang sedang terparkir di area Hotel Amaris, yakni Honda Mobilio dan Toyota Navi.

Kondisi di lokasi kejadian pasca-insiden tampak sangat kacau. Serpihan kaca berserakan di sepanjang jalan, terdapat bekas goresan aspal yang cukup dalam, bahkan sebuah tiang pembatas trotoar (bollard) dilaporkan patah akibat hantaman kendaraan.

Hingga saat ini, S masih diamankan oleh pihak Polres Metro Jakarta Selatan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi terus mendalami seluruh rangkaian kejadian guna memastikan penyebab pasti kecelakaan dan menentukan tanggung jawab hukum dari pengemudi. Melansir laporan dari chapnews.id, kasus ini masih dalam tahap pendalaman intensif oleh tim penyidik.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer