Ads - After Header

Ledakan Hebat di Gudang Besi Tua Belitung

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Sebuah insiden mengerikan mengguncang kawasan Jalan Padat Karya, Desa Air Merbau, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, pada Minggu (25/10) sore. Sebuah penampungan besi tua meledak secara tiba-tiba, menciptakan kepanikan di tengah aktivitas warga. Akibat peristiwa ini, seorang pengepul barang bekas dilaporkan mengalami luka berat dan harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Merespons situasi darurat tersebut, pihak kepolisian bergerak cepat dengan mengerahkan personel dari Polres Belitung. Tak hanya itu, untuk memastikan keamanan di lokasi kejadian, kepolisian juga melibatkan Unit Jinak Bom (Jibom) dari Batalyon B Satuan Brimob Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Langkah sterilisasi ini dilakukan guna mengusut tuntas penyebab ledakan sekaligus mencegah adanya ancaman bahaya susulan yang bisa mencelakai petugas maupun warga sekitar.

Ledakan Hebat di Gudang Besi Tua Belitung
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kapolres Belitung, AKBP Satria Darma, menjelaskan bahwa kehadiran tim Jibom sangat krusial dalam menangani Tempat Kejadian Perkara (TKP) tersebut. Menurutnya, fokus utama saat ini adalah memastikan bahwa tidak ada benda berbahaya lain yang tertinggal di area penampungan. "Kami menggandeng Unit Jibom Brimob Polda Babel untuk menyelidiki penyebab ledakan yang mengakibatkan satu orang luka berat. Keamanan lokasi adalah prioritas kami," ujar Satria saat meninjau langsung lokasi kejadian, sebagaimana dikutip dari chapnews.id.

Kronologi kejadian bermula ketika laporan ledakan diterima pihak kepolisian pada Minggu sekitar pukul 16.00 WIB. Begitu tiba di lokasi, personel langsung melakukan evakuasi terhadap korban yang terluka. Setelah korban tertangani, polisi segera memasang garis polisi guna menutup akses masuk ke area penampungan besi tua tersebut agar proses olah TKP dapat berjalan maksimal.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi menduga ledakan tersebut dipicu oleh aktivitas pengolahan logam. Ada indikasi kuat bahwa salah satu benda berbahan besi tua yang sedang dalam proses penimbangan atau pemotongan oleh korban memicu reaksi ledakan. Namun, kepolisian belum bisa memberikan pernyataan final mengenai sumber pasti ledakan tersebut sebelum tim Jibom menyelesaikan pemeriksaan menyeluruh.

"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan resmi. Dugaan sementara, ledakan terjadi saat proses penimbangan atau pemotongan besi. Namun, kepastiannya harus menunggu hasil olah TKP dari Unit Jibom," tambah Satria.

Lebih lanjut, Satria menegaskan bahwa tim Jibom sedang menyisir setiap sudut area penampungan untuk memastikan tidak ada secondary device atau perangkat peledak kedua yang tersembunyi. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya ledakan susulan yang bisa memperluas dampak kerusakan.

Menutup keterangannya, Polres Belitung memberikan imbauan keras kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha pengepul barang bekas dan besi tua. Warga diminta untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat bekerja dengan material logam. Jika menemukan benda-benda mencurigakan yang menyerupai bahan peledak atau amunisi sisa perang, masyarakat diminta untuk segera melapor kepada pihak berwajib dan tidak mencoba menyentuhnya secara langsung.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer