Ads - After Header

Tragedi Driver Online Lindas Driver Online

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Insiden tragis yang melibatkan mobil listrik BYD di kawasan Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kini mengungkap fakta yang menyayat hati. Kecelakaan maut yang melibatkan pengemudi mobil listrik berinisial S (46) dengan seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial HS (56) ternyata mempertemukan dua sesama pejuang jalanan dalam sebuah tragedi yang tidak terduga.

Pihak kepolisian melalui Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa pelaku dalam kecelakaan tersebut ternyata memiliki profesi yang serupa dengan korban. S, yang mengemudikan mobil listrik BYD, diketahui merupakan seorang pengemudi taksi online. Sementara itu, korban yang terluka parah, HS, adalah seorang pengemudi ojek online dari platform Grab.

Tragedi Driver Online Lindas Driver Online
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Adiel Aristo, menjelaskan bahwa kedua belah pihak merupakan pekerja di sektor transportasi daring. "Iya, itu driver Gojek memang. Itu bapak itu sopir juga. Sama-sama supir, yang satu Gojek, tapi yang bapaknya ojolnya itu Grab. Sama-sama driver online," ujar Adiel saat memberikan keterangan kepada awak media pada Selasa (27/10).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan ini diduga kuat dipicu oleh faktor kelelahan ekstrem yang dialami oleh pelaku. S diduga sempat tertidur saat sedang mengemudikan kendaraannya. Kondisi ini disinyalir terjadi karena ia tengah berupaya keras mengejar target setoran demi memenuhi kewajiban biaya sewa mobil yang ia gunakan untuk bekerja.

"Bukan sekadar kelelahan, dia bahkan sampai tertidur karena saking lelahnya. Dia kan sama-sama pejuang rupiah. Rumahnya di Bogor, dia mengejar setoran sampai tidak pulang ke rumah," tambah Adiel. Ia menjelaskan bahwa saat sedang terlelap, mobil tersebut melaju tanpa kendali hingga menabrak sejumlah objek di jalanan. S baru menyadari kejadian tersebut setelah mobilnya menabrak kendaraan lain, tanpa menyadari bahwa sebelumnya ia telah melindas seorang pengendara.

Peristiwa kecelakaan yang terjadi pada Jumat (23/10) sore tersebut mengakibatkan kerusakan pada lima kendaraan sekaligus. Dampak paling fatal dialami oleh HS, yang mengalami patah tulang pada kaki kirinya serta luka lecet di beberapa bagian tubuh. Korban saat ini tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Fatmawati untuk memulihkan kondisinya.

Di lokasi kejadian, suasana mencekam sempat terlihat dengan adanya serpihan kaca yang berserakan di sisi kiri jalan serta bekas goresan panjang di aspal. Selain itu, sebuah tiang pembatas trotoar atau bollard dilaporkan patah setelah mobil BYD tersebut naik ke atas trotoar akibat kehilangan kendali. Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi seluruh pengguna jalan akan bahaya berkendara dalam kondisi fisik yang tidak prima. Melansir informasi dari chapnews.id, pihak kepolisian terus melakukan pendalaman lebih lanjut terkait kronologi pasti kecelakaan ini.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer