Chapnews.id – PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), selaku pemain utama dalam industri operator jalan tol di Indonesia, kini tengah melakukan langkah besar untuk mengubah wajah operasional mereka. Perusahaan tidak lagi hanya mengandalkan infrastruktur fisik semata, melainkan mulai mengintegrasikan kecanggihan teknologi digital sebagai tulang punggung layanan mereka. Langkah ini diambil guna menjawab tantangan mobilitas modern yang menuntut kecepatan, akurasi, dan kenyamanan maksimal bagi para pengguna jalan.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menegaskan bahwa transformasi digital ini merupakan bagian integral dari strategi besar perusahaan dalam melakukan transformasi bisnis secara menyeluruh. Menurutnya, inovasi yang dilakukan bukan sekadar mengikuti tren, melainkan sebuah kebutuhan mendesak untuk meningkatkan efektivitas kerja di lapangan sekaligus menjaga kualitas pelayanan tetap berada di level tertinggi.

"Inovasi digital yang kami kembangkan merupakan bagian dari strategi transformasi bisnis untuk menjawab kebutuhan operasional dan pelayanan yang terus berkembang," ungkap Rivan dalam pernyataan resminya, Kamis (29/10/2026).
Dalam implementasinya, Jasa Marga telah menyiapkan ekosistem digital yang komprehensif. Salah satu pilar utamanya adalah Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC). Fasilitas ini berfungsi sebagai otak pusat yang memantau seluruh aktivitas di ruas jalan tol secara real-time. Melalui JMTC, setiap kendala di lapangan, mulai dari kemacetan hingga potensi kecelakaan, dapat dideteksi lebih dini sehingga penanganan dapat dilakukan dengan sangat cepat.
Tak hanya itu, perusahaan juga memperkenalkan Tollroad Real Time Operation Oversight Performance System atau yang dikenal dengan singkatan TROOPS. Sistem ini dirancang khusus untuk mendukung pengawasan kinerja operasional secara presisi. Dengan TROOPS, manajemen dapat memantau sejauh mana efektivitas kinerja petugas dan sistem di jalan tol, memastikan bahwa setiap standar operasional prosedur (SOP) dijalankan dengan disiplin tinggi.
Dari sisi pengguna jalan, Jasa Marga memberikan kemudahan melalui aplikasi Travoy. Aplikasi ini menjadi jembatan informasi antara perusahaan dan pengendara. Melalui ponsel pintar, pengguna dapat mengakses informasi lalu lintas terkini, mengecek saldo e-toll, hingga mendapatkan layanan bantuan darurat. Kehadiran Travoy diharapkan mampu mengurangi kecemasan pengendara saat melakukan perjalanan jarak jauh.
Selain fokus pada teknologi, Jasa Marga juga menyadari pentingnya aspek sumber daya manusia. Perusahaan mulai menekstraskan pentingnya regenerasi dan peningkatan kompetensi karyawan agar selaras dengan perkembangan teknologi digital yang masif. Dengan kombinasi antara infrastruktur canggih, sistem pemantauan berbasis data, dan SDM yang adaptif, Jasa Marga optimis dapat terus memimpin pasar jalan tol di Indonesia sekaligus memberikan pengalaman berkendara yang lebih aman dan efisien bagi masyarakat luas. Melalui langkah ini, Jasa Marga bertransformasi dari sekadar pengelola jalan menjadi perusahaan penyedia layanan mobilitas berbasis teknologi.

