Chapnews – Nasional – Rencana pengadaan dua meja biliar untuk rumah dinas pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Selatan (Sumsel) senilai Rp486,9 juta tengah menjadi sorotan publik. Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, angkat bicara mengenai anggaran fantastis ini, menegaskan bahwa proyek tersebut masih dalam tahap perencanaan dan belum ada pembelian barang.
Andie Dinialdie menjelaskan bahwa dirinya telah menghubungi Sekretaris Dewan (Sekwan) untuk mengklarifikasi terkait rencana pengadaan ini. "Namun, untuk diketahui bersama semua itu masih tahap perencanaan, belum ada pembelian," ujar Andie, seperti dilansir chapnews.id pada Minggu (8/3).

Data yang bersumber dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Sekretariat DPRD Sumsel, per 7 Maret 2024, menunjukkan rincian anggaran yang cukup mencolok. Meja biliar untuk Ketua DPRD dianggarkan sebesar Rp151 juta, sementara untuk Wakil Ketua III mencapai Rp335,9 juta. Total keseluruhan mencapai Rp486,9 juta.
Andie, yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Sumsel, menjelaskan tujuan di balik rencana pengadaan ini. Menurutnya, meja biliar di rumah dinas pimpinan DPRD nantinya akan difungsikan sebagai alternatif tempat latihan bagi atlet biliar Sumsel. "Jadi selain di tempat yang ada, bisa juga berlatih di rumah dinas," kata legislator dari Partai Golkar tersebut.
Meskipun demikian, Andie menyatakan pemahamannya terhadap perhatian masyarakat terkait penggunaan anggaran daerah. Ia menegaskan bahwa setiap rencana pengadaan akan dievaluasi kembali dengan mempertimbangkan prinsip efisiensi dan prioritas kebutuhan. "Jika dinilai tidak mendesak atau tidak memberikan manfaat yang signifikan, maka pengadaan tersebut dapat ditinjau ulang bahkan dibatalkan, terima kasih," pungkasnya, menunjukkan komitmen untuk menanggapi masukan publik.


