Chapnews – Nasional – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan arahan krusial yang disampaikan Presiden RI terpilih Prabowo Subianto dalam rapat kerja maraton di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu lalu. Pertemuan yang berlangsung sekitar empat jam itu menekankan pentingnya efisiensi dan upaya serius untuk mengurangi kebocoran dalam sistem pemerintahan.
Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa dalam kesempatan tersebut, Prabowo tidak hanya menyampaikan panduan strategis, tetapi juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran eksekutif dan pemerintahan atas kinerja mereka. "Hari ini beliau memberikan pengarahan, memberikan panduan sekaligus mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran unsur eksekutif dan pemerintahan," ujar Pras, sapaan akrabnya, usai rapat.

Mensesneg menambahkan, Prabowo menilai bahwa selama periode transisi dan persiapan menuju pemerintahan baru, telah terlihat hasil yang signifikan dari kerja keras berbagai pihak. Oleh karena itu, arahan ini menjadi penting untuk memacu semangat dan memastikan keberlanjutan capaian positif.
"Sekaligus menggugah dan memaparkan bahwa kita harus sama-sama bekerja lebih giat lagi, lebih cepat lagi, lebih produktif lagi, lebih efisien lagi, kurangi kebocoran dan seterusnya," tegas Prasetyo, mengutip pesan Prabowo. Penekanan pada pengurangan kebocoran menjadi salah satu poin utama yang disoroti dalam rapat tersebut, menunjukkan komitmen kuat terhadap tata kelola yang bersih dan efektif.
Selain fokus pada efisiensi dan integritas, rapat juga membahas strategi pemerintah ke depan untuk mempertahankan dan meningkatkan swasembada pangan. Prabowo, melalui Mensesneg, menyampaikan visi untuk mencapai keberhasilan tidak hanya pada komoditas beras, tetapi juga protein, dengan perhatian khusus pada sumber daya berbasis ikan. "Nah kita ingin mencapai keberhasilan komoditas pangan semua selain beras termasuk protein. Protein salah satunya adalah yang berbasis dasar ikan," pungkas Pras.


