Ads - After Header

Bangka Tengah Membara! 118 Hektare Lahan Ludes Dilalap Api

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kembali dihadapkan pada ancaman serius kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menunjukkan bahwa hingga Sabtu (8/8), total area yang terdampak karhutla di wilayah tersebut telah mencapai angka mengkhawatirkan, yakni sekitar 118 hektare sepanjang tahun 2026.

Kepala BPBD Kabupaten Bangka Tengah, Yudi Shabara, menjelaskan bahwa luasan 118 hektare ini merupakan akumulasi dari seluruh upaya penanganan insiden kebakaran lahan yang dilakukan oleh tim gabungan BPBD dan pemadam kebakaran sepanjang tahun berjalan. Yudi menyoroti peningkatan drastis jumlah kejadian karhutla yang terjadi memasuki pertengahan tahun. Hanya dalam kurun waktu Juli hingga 8 Agustus 2026, petugas mencatat sedikitnya 51 peristiwa kebakaran lahan.

Bangka Tengah Membara! 118 Hektare Lahan Ludes Dilalap Api
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Salah satu titik paling rawan yang menjadi perhatian adalah kawasan di sepanjang ruas jalan utama dari Koba menuju Kurau, yang mencatat 11 insiden karhutla dalam periode dua bulan terakhir. "Maraknya insiden dalam dua bulan terakhir ini menjadi indikator jelas bahwa sejumlah wilayah di Bangka Tengah masih berada dalam kondisi sangat rawan kebakaran. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra," tegas Yudi, seperti dikutip dari laporan chapnews.id pada Sabtu (8/8).

Mengingat banyaknya vegetasi yang mengering dan berpotensi tinggi memicu titik api baru, BPBD Bangka Tengah mengeluarkan seruan kepada seluruh elemen masyarakat untuk mematuhi langkah-langkah pencegahan guna menekan angka karhutla:

  • Larangan Pembakaran Lahan: Masyarakat dilarang keras membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar secara sembarangan, yang seringkali menjadi pemicu utama.
  • Pelaporan Cepat: Segera laporkan kepada petugas berwenang jika menemukan titik api sekecil apa pun. Tindakan cepat dapat mencegah api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
  • Waspada Bara Api: Hindari membuang puntung rokok atau benda lain yang masih menyimpan bara api secara ceroboh, terutama di area yang banyak ditumbuhi semak kering.
  • Sterilisasi Lingkungan: Bersihkan material yang mudah terbakar dari sekitar area permukiman. Pastikan juga sumber api dari dapur atau pembakaran sampah telah padam sepenuhnya setelah digunakan.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer