Chapnews – Ekonomi – PT BP AKR mengumumkan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) yang berlaku efektif mulai 18 April 2026. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, terutama para pengguna kendaraan diesel, lantaran harga BP Ultimate Diesel meroket drastis. Sementara itu, harga untuk jenis BP 92 dan BP Ultimate tidak mengalami perubahan, tetap stabil di pasaran.
Peningkatan harga yang paling mencolok terjadi pada produk BP Ultimate Diesel. Dari harga sebelumnya Rp14.620 per liter, kini konsumen harus merogoh kocek lebih dalam, yakni Rp25.560 per liter. Ini merupakan kenaikan lebih dari Rp10.000 per liter, atau sekitar 74% dari harga semula, sebuah lonjakan yang signifikan. Di sisi lain, konsumen BP 92 dapat bernapas lega karena harganya tetap di angka Rp12.390 per liter, dan BP Ultimate juga tidak mengalami perubahan, bertahan di Rp12.930 per liter.

Perlu diketahui, BP Ultimate (bukan diesel) merupakan produk bensin berperforma tinggi yang mengusung formula Teknologi ACTIVE. Teknologi ini diklaim mampu membersihkan endapan kotoran berbahaya dari komponen vital mesin serta mencegah penumpukan kembali, sehingga menjaga performa mesin tetap optimal dan efisien.
Dari hasil pantauan chapnews.id di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) BP, pasokan BP Ultimate Diesel dilaporkan masih aman dan tersedia di berbagai lokasi. Ketersediaan ini terpantau merata di wilayah-wilayah operasional BP AKR seperti Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur, memastikan konsumen tetap dapat mengakses bahan bakar ini meskipun dengan harga yang telah disesuaikan. Kenaikan harga BBM jenis diesel ini tentu akan menjadi perhatian utama bagi sektor transportasi dan logistik yang banyak mengandalkan bahan bakar tersebut.


