Chapnews – Nasional – Banjir menerjang Kampung Cirumpak, Desa Tanjung Burung, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (6/7). Sebanyak 2.275 warga menjadi korban, terdampak luapan Sungai Cisadane akibat hujan deras sejak Sabtu (5/7) hingga Minggu dini hari. Informasi ini disampaikan Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Tangerang, Agun Guntara, kepada chapnews.id.
Agun menjelaskan, ketinggian air bervariasi antara 40 hingga 60 sentimeter. Tiga RW dan lima RT, meliputi 702 kepala keluarga (KK), terendam banjir. Rinciannya, RW 06 (RT 12: 657 jiwa), RW 07 (RT 13: 375 jiwa, RT 14: 421 jiwa), dan RW 08 (RT 15: 450 jiwa, RT 16: 372 jiwa). Banjir mulai menggenangi permukiman sejak pukul 05.00 WIB.

Tim BPBD Kabupaten Tangerang terus memantau dan melakukan upaya penanganan serta evakuasi warga yang membutuhkan bantuan. Koordinasi dengan dinas terkait dan bidang rehabilitasi dan rekonstruksi kebencanaan juga dilakukan untuk pendistribusian logistik dan bantuan pangan. "Saat ini ketinggian air sekitar 40 sentimeter. Yang paling dibutuhkan warga adalah logistik dan obat-obatan," tambah Agun. Situasi ini menyoroti pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam di wilayah rawan banjir.


