Chapnews – Nasional – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengonfirmasi bahwa insiden kebakaran yang melanda Gedung Dinas Teknis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) pada Jumat malam lalu, turut memberikan dampak serius pada sistem pengendalian lalu lintas ibu kota. Akibatnya, sejumlah lampu lalu lintas di persimpangan utama Jakarta yang semula beroperasi secara otomatis, kini terpaksa diatur secara manual oleh petugas di lapangan.
Pramono menjelaskan, pusat kendali Sistem Traffic Management Control (TMC) atau Intelligent Traffic Control System (ITCS) milik Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta berlokasi di lantai 16 gedung yang terbakar. Kerusakan pada fasilitas vital ini secara langsung mengganggu operasional sistem, sehingga memerlukan intervensi manual untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas.

Menyadari betapa krusialnya peran ITCS dalam mengelola dinamika lalu lintas di berbagai persimpangan padat Jakarta, Gubernur Pramono segera mengambil langkah antisipasi. "Saya telah menginstruksikan penebalan pasukan Dishub di lapangan agar pengaturan lalu lintas tetap lancar dan terkendali," tegas Pramono, menekankan pentingnya kehadiran petugas untuk meminimalisir potensi kemacetan yang mungkin timbul.
Sebagai informasi, insiden kebakaran Gedung Dinas Teknis Bapenda sendiri melanda pada Jumat, 7 Agustus, sekitar pukul 21.30 WIB. Kobaran api pertama kali dilaporkan terlihat dari lantai 11, sebelum kemudian meluas hingga mencapai lantai 16. Untuk memadamkan api, petugas pemadam kebakaran mengerahkan kekuatan penuh dengan 37 unit mobil pemadam dan 185 personel. Setelah berjuang selama berjam-jam, api akhirnya berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya pada Sabtu dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB.

