Ads - After Header

Dorongan Modal Triliunan untuk Daerah

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Kabar baik datang bagi para pelaku usaha di daerah, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan. Sektor infrastruktur dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kini mendapatkan angin segar melalui suntikan dukungan pembiayaan yang sangat besar. Sebuah skema penjaminan baru telah disiapkan dengan potensi nilai fasilitas mencapai angka fantastis, yakni Rp1 triliun.

Langkah strategis ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan modal yang selama ini sering menjadi penghambat utama bagi kontraktor lokal maupun pelaku UMKM. Banyak dari mereka yang sebenarnya memiliki proyek atau bisnis yang sangat layak secara ekonomi, namun terbentur masalah klasik: ketiadaan agunan atau jaminan tambahan yang memadai untuk mengakses kredit perbankan.

Dorongan Modal Triliunan untuk Daerah
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Dukungan masif ini diwujudkan melalui kolaborasi erat antara PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) dengan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Bank Kalsel). Kerja sama ini dikukuhkan melalui penandatanganan dua Perjanjian Kerja Sama (PKS) penting yang dilaksanakan di Jakarta pada Selasa (29/9/2026). Kedua poin utama dalam kerja sama tersebut adalah skema Kontra Bank Garansi dan Penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Dalam mekanisme Kontra Bank Garansi, Askrindo berperan memberikan fasilitas kontra jaminan atas produk Bank Garansi yang diterbitkan oleh Bank Kalsel. Dengan potensi nilai hingga Rp1 triliun, fasilitas ini dirancang khusus untuk menyokong para kontraktor dan penyedia jasa konstruksi yang sedang menangani proyek-proyek infrastruktur strategis. Proyek-proyek tersebut merupakan bagian dari pembangunan yang didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Selatan.

Kehadiran skema ini diharapkan dapat meringankan beban finansial para kontraktor. Selama ini, untuk mendapatkan fasilitas Bank Garansi, perusahaan sering kali diwajibkan menyediakan cash collateral atau agunan kas dalam jumlah yang sangat besar. Dengan adanya penjaminan dari Askrindo, kebutuhan akan agunan kas tersebut dapat diminimalisir, sehingga arus kas perusahaan dapat dialokasikan untuk kelancaran operasional proyek.

Direktur Utama Askrindo, R Mahelan Prabantarikso, menegaskan bahwa inisiatif ini adalah bentuk nyata peran lembaga penjaminan dalam memperkuat fondasi ekonomi di tingkat daerah. Menurutnya, sinergi ini memiliki dua dampak positif sekaligus.

"Melalui Kontra Bank Garansi, kami memastikan proyek-proyek berskala besar di daerah dapat berjalan dengan lancar dan akuntabel. Sementara itu, melalui penjaminan KUR, kami berupaya menjaga ketahanan ekonomi di tingkat akar rumput. Kami memberikan kepastian mitigasi risiko bagi Bank Kalsel agar mereka lebih percaya diri dalam menyalurkan modal kerja kepada para pelaku UMKM lokal," jelas Mahelan.

Selain fokus pada pembangunan fisik melalui infrastruktur, kerja sama ini juga memperpanjang napas bagi pelaku usaha kecil melalui penjaminan KUR. Skema ini menjadi solusi bagi pelaku UMKM yang masuk dalam kategori feasible but not bankable—yakni mereka yang secara bisnis sangat prospektif dan layak, namun belum memenuhi kriteria perbankan karena keterbatasan aset jaminan. Melalui dukungan Askrindo, hambatan tersebut diharapkan dapat teratasi sehingga roda ekonomi masyarakat Kalimantan Selatan dapat berputar lebih cepat.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer