Chapnews – Ekonomi – Otoritas penerbangan Indonesia mengumumkan perpanjangan penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) hingga pukul 13.30 WIB hari ini. Keputusan drastis ini diambil menyusul erupsi terbaru dari Anak Gunung Krakatau yang menyebabkan gangguan jarak pandang dan potensi bahaya abu vulkanik. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara memastikan langkah ini demi keselamatan penerbangan.
Perpanjangan waktu penutupan ini tercantum dalam NOTAM (Notice to Airmen) dengan Nomor A3346/26 NOTAMR A3344R/26. Sebelumnya, operasional Bandara Soetta telah dihentikan sejak pukul 01.30 WIB dini hari. Ditjen Perhubungan Udara terus berkoordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk operator penerbangan, pengelola bandara, penyelenggara navigasi penerbangan, serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), untuk memantau perkembangan situasi dan memastikan keamanan wilayah udara.

Dampak dari penutupan ini sangat signifikan. Data terakhir per pukul 05.30 WIB menunjukkan bahwa sebanyak 209 pergerakan penerbangan telah terdampak, mengakibatkan penundaan atau pembatalan bagi sekitar 22.798 penumpang. Kendati demikian, pihak bandara memastikan bahwa 170 pesawat yang menginap (Remain Over Night/RON) di Bandara Soekarno-Hatta berada dalam kondisi aman dan tidak terpengaruh langsung oleh abu vulkanik. Pesawat-pesawat tersebut tersebar di Terminal 1 (66 unit), Terminal 2 (51 unit), Terminal 3 (49 unit), dan empat unit lainnya di area kargo.
Gangguan penerbangan tidak hanya terbatas pada rute domestik, tetapi juga internasional. Untuk penerbangan domestik, rute menuju Makassar (UPG) menjadi yang paling banyak terdampak dengan 16 pergerakan pesawat. Sementara itu, di kancah internasional, rute menuju Singapura (SIN) mencatat 11 pergerakan yang harus disesuaikan. Situasi ini menuntut kesabaran dan pengertian dari ribuan penumpang yang jadwal perjalanannya terganggu, sembari menunggu informasi lebih lanjut dari pihak berwenang. Ikuti terus pembaruan berita di chapnews.id untuk informasi terkini.


