Chapnews – Ekonomi – Industri kuliner di Indonesia kini semakin gencar mengadopsi penggunaan gas bumi sebagai solusi energi utama. Tren ini bukan tanpa alasan, sebab pemanfaatan gas bumi terbukti efektif dalam memangkas biaya operasional secara signifikan, sekaligus menjaga efisiensi dan stabilitas kinerja dapur komersial.
Salah satu pelaku bisnis kuliner yang telah merasakan langsung manfaatnya adalah Bon Ami, jaringan restoran ternama yang tersebar di Surabaya. Bon Ami tercatat menggunakan pasokan gas bumi dari PGN dengan rata-rata volume pemakaian mencapai sekitar 2.100 meter kubik setiap bulannya. Angka ini menunjukkan skala operasional yang membutuhkan pasokan energi besar dan berkelanjutan.

Ervin Liana, Operational Manager Bon Ami Surabaya, mengungkapkan kepuasannya terhadap transisi energi ini. "Penggunaan gas bumi telah memberikan keuntungan ganda bagi kami, baik dari sisi teknis operasional yang lebih stabil maupun efisiensi biaya yang sangat terasa," ujar Ervin. Ia menambahkan bahwa keunggulan gas bumi tidak hanya pada harga yang kompetitif, tetapi juga pada kemudahan pengelolaan dan kebersihannya dibandingkan sumber energi lain.
Menanggapi kepercayaan tersebut, Area Head PGN Surabaya, Arief Nurrachman, menyampaikan apresiasinya. "Bon Ami merupakan salah satu pelanggan setia PGN dengan banyak cabang di Surabaya. Kami sangat menghargai kepercayaan mereka dalam memilih PGN sebagai penyedia energi yang andal," kata Arief dalam keterangan yang diterima chapnews.id baru-baru ini.
Arief juga menegaskan komitmen PGN untuk terus memberikan layanan optimal kepada seluruh pelanggannya, termasuk dari segi keamanan pasokan dan instalasi. Aspek keamanan ini menjadi krusial, terutama bagi industri kuliner yang beroperasi dengan intensitas tinggi dan membutuhkan jaminan kenyamanan serta keselamatan.
Pemanfaatan gas bumi oleh industri kuliner seperti Bon Ami menjadi contoh nyata bagaimana inovasi energi dapat mendukung keberlanjutan bisnis dan profitabilitas. Dengan pasokan yang stabil, harga yang efisien, serta proses pembakaran yang lebih bersih, gas bumi diproyeksikan akan terus menjadi pilihan favorit bagi sektor kuliner yang dinamis di masa mendatang.


