Ads - After Header

Gebrak! Tito Bangun Sekolah Rakyat, Anak Papua Naik Kelas!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian secara resmi melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Biak Numfor, Papua, pada Sabtu (1/8). Langkah ini menegaskan komitmen kuat Kementerian Dalam Negeri dalam mendukung penuh implementasi program prioritas Presiden, yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat kecil di seluruh penjuru negeri.

Dalam sambutannya, Tito Karnavian mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki perhatian yang sangat besar terhadap nasib rakyat kecil, khususnya anak-anak terlantar. Kebijakan pembangunan Sekolah Rakyat ini lahir dari keprihatinan mendalam Presiden Prabowo akan kondisi anak-anak yang rentan dan kurang beruntung. "Salah satunya, dengan cara diberikan sekolah untuk mereka supaya mereka tidak lagi menjadi pengemis seperti bapaknya, supaya mereka tidak lagi jadi pemulung seperti bapaknya. Mereka harus naik kelas, dan itu tanggung jawab negara," tegas Tito, menekankan visi pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.

Gebrak! Tito Bangun Sekolah Rakyat, Anak Papua Naik Kelas!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Program Sekolah Rakyat ini berada di bawah koordinasi Kementerian Sosial (Kemensos) dan secara spesifik menyasar anak-anak terlantar dari kelompok masyarakat prasejahtera, terutama yang termasuk dalam desil 1 dan 2. Sekolah ini dirancang dengan konsep asrama, di mana seluruh biaya pendidikan dan kebutuhan hidup siswa akan ditanggung sepenuhnya oleh negara. Selain menyediakan fasilitas penunjang modern dan tenaga pendidik terbaik, pembinaan siswa juga akan berada di bawah pengawasan ketat Kemensos.

Kementerian Dalam Negeri sendiri mendapatkan mandat untuk mengoordinasikan pemerintah daerah (Pemda) agar memberikan dukungan optimal terhadap pelaksanaan program ini, salah satunya melalui penyediaan lahan. Tito mengakui bahwa tidak semua daerah langsung merespons program mulia ini dengan cepat. Di Provinsi Papua, hanya beberapa daerah yang sejak awal menunjukkan kesiapan dan proaktivitas. "Dan salah satunya adalah yang proaktif adalah Bupati Biak… Kalau beliau tidak nyiapkan ini, tidak akan jadi ini barang. Ya makanya tadi di Papua sendiri cuma tiga yang menyambut, Jayapura, Sarmi, dan Biak," puji Tito, mengapresiasi peran Bupati Biak yang dinilai krusial.

Sebelumnya, Presiden Prabowo telah meresmikan 166 Sekolah Rakyat secara serentak dari Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Januari lalu. Setelah peresmian tersebut, pembangunan Sekolah Rakyat terus digenjot oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di berbagai daerah, dengan menggunakan prototipe bangunan yang seragam untuk memastikan standar kualitas.

Dalam kesempatan tersebut, Tito Karnavian turut mengajak seluruh kepala daerah se-Tanah Papua untuk bahu-membahu mendukung program Sekolah Rakyat. Menurutnya, inisiatif ini merupakan langkah strategis yang sangat penting dalam memperluas akses pendidikan sekaligus membuka lebar kesempatan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera agar memiliki masa depan yang jauh lebih baik. "Saya juga merasa bangga karena bisa melakukan groundbreaking di sini… Saya terima kasih dan merasa terhormat," pungkas Tito, menutup acara dengan nada optimisme dan harapan besar.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer