Ads - After Header

Geger! Mal Mewah Jaksel Digerebek Terkait Korupsi Besar!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Aparat kepolisian baru-baru ini melakukan penggeledahan di sebuah pusat perbelanjaan mewah di Jakarta Selatan, Pacific Place, sebagai bagian dari operasi besar penanganan kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Aksi ini merupakan salah satu dari total delapan lokasi yang disasar oleh tim gabungan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan Kortastipidkor Polri.

Penggeledahan yang berlangsung pada Rabu (8/7) tersebut menyasar berbagai titik strategis. Di wilayah Jakarta Selatan sendiri, setidaknya empat hingga lima lokasi digeledah, termasuk kafe de’Clan Signature dan Koin Money Changer yang berlokasi di Cipete, Cilandak. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa selain di Pacific Place, operasi juga menyentuh area Kuningan dan Sudirman, bahkan mengarah ke wilayah Bogor. "Ada beberapa rumah termasuk kantor, tapi ini nanti makanya secara valid akan kami sampaikan," ujar Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, mengindikasikan luasnya cakupan penyelidikan.

Geger! Mal Mewah Jaksel Digerebek Terkait Korupsi Besar!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dari salah satu lokasi yang digeledah, tepatnya di kafe de’Clan Signature, polisi berhasil menemukan barang bukti penting. Sebuah brankas yang tersembunyi di balik lemari di lantai dua kafe tersebut berisi mata uang asing, termasuk Dolar Amerika Serikat dan Dolar Singapura, serta sejumlah dokumen krusial. "Temuan uang US dolar termasuk Singapura dolar. Ini masih dalam proses penghitungan setelah proses penggeledahan dilakukan," terang Budi, menegaskan bahwa proses identifikasi dan penghitungan barang bukti masih berjalan.

Irjen Totok Suharyanto, Kakortastipidkor Polri, menjelaskan bahwa penggeledahan ini merupakan bagian dari penanganan tiga perkara besar yang ditangani secara joint investigation dengan Polda Metro Jaya. Ketiga perkara tersebut meliputi dugaan korupsi dan pencucian uang terkait PLN BB, kasus Asabri periode 2020-2025, serta dugaan korupsi dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI pada kurun waktu yang sama.

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Victor Dean Macbon menambahkan, penyelidikan mendalam ini bermula dari dua laporan polisi yang diterima. Laporan pertama berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dan TPPU oleh oknum pegawai negeri atau penyelenggara negara dalam perkara PT Asabri (Persero) dan/atau Asuransi Jiwasraya. Sementara laporan kedua menyangkut dugaan serupa dalam proses penyelesaian utang atau kewajiban PT CBS kepada PT KNI. "Langkah-langkah yang kami lakukan pada hari ini, kami melakukan upaya di dalam pemenuhan alat bukti di kira-kira delapan lokasi yang kami lakukan penggeledahan," pungkas Victor, menegaskan komitmen aparat untuk menuntaskan kasus korupsi yang merugikan negara ini. Penyelidikan mendalam untuk mengungkap seluruh jaringan dan aktor di balik kasus ini masih terus bergulir.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer