Chapnews – Nasional – Ribuan pemudik memadati Pelabuhan Bakauheni, Lampung, pada H-2 Lebaran 2026, menandai puncak arus mudik dari Pulau Jawa menuju Sumatra. Kepadatan luar biasa ini terpantau secara bertahap sejak Rabu (18/3) malam pukul 22.00 WIB hingga Kamis (19/3) pagi pukul 09.00 WIB, menciptakan antrean panjang di berbagai titik pelabuhan.
Gelombang pemudik, baik pejalan kaki maupun pengendara sepeda motor, mulai membanjiri area pelabuhan sejak Rabu malam. Antrean pejalan kaki terlihat mengular di lorong gangway dermaga 1 dan 7 eksekutif, serta dermaga 2 dan 3 reguler. Sementara itu, pemudik motor yang tiba dari Pelabuhan Ciwandan memadati dermaga 3, 4, dan 6 reguler Pelabuhan Bakauheni, bahkan antreannya memanjang hingga pintu keluar pelabuhan yang menuju jalur arteri Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum).

Meskipun volume kendaraan roda dua meningkat tajam, situasi di Pelabuhan Bakauheni dilaporkan tetap terkendali dan ramai lancar. Intensitas operasional kapal penyeberangan pun ditingkatkan secara signifikan. Begitu proses bongkar muatan selesai, kapal-kapal langsung kembali berlayar menuju Pelabuhan Merak dan Ciwandan di Pulau Jawa untuk menjemput gelombang pemudik berikutnya.
Kepadatan sempat mereda pada tengah malam, namun kembali melonjak drastis pada Kamis dini hari pukul 01.35 WIB dan terus berlanjut hingga pukul 09.00 WIB setelah waktu subuh. Lonjakan pergerakan pemudik asal Pulau Jawa yang tiba di Pelabuhan Bakauheni ini sesuai dengan prediksi PT ASDP Cabang Bakauheni yang memperkirakan puncak arus mudik akan dimulai pada H-3 dan H-2 Lebaran. Arus pemudik diperkirakan akan kembali memuncak pada Kamis sore hingga malam, serta Jumat (20/3) pagi.
Data rekapitulasi angkutan PT ASDP selama 24 jam pada H-3 Lebaran (17 Maret 2026, pukul 00.00-23.59 WIB) menunjukkan bahwa sebanyak 163.603 penumpang telah menyeberang dari Pulau Jawa (via Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara) menuju Sumatra. Realisasi kendaraan roda dua mencapai 22.860 unit, roda empat 19.459 unit, truk 1.211 unit, dan bus 905 unit, dengan total 44.440 unit kendaraan. Untuk melayani rute ini, sebanyak 142 trip kapal beroperasi.
Berbeda dengan arus kedatangan, pergerakan pemudik dari Sumatra menuju Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu masih relatif landai. Tercatat sebanyak 57.319 orang menyeberang ke Jawa. Perincian realisasi kendaraan menunjukkan 978 unit roda dua, 7.250 unit roda empat, 1.744 unit truk, dan 784 unit bus, dengan total 10.756 unit kendaraan. Sebanyak 167 trip kapal beroperasi untuk rute sebaliknya. Data ini menegaskan dominasi arus mudik yang masuk ke Sumatra pada periode puncak Lebaran 2026.


