Ads - After Header

Harga Beras Melonjak! Ini Penyebabnya

Ahmad Dewatara

Harga Beras Melonjak! Ini Penyebabnya

Chapnews – Ekonomi – Badan Pangan Nasional (Bapanas) resmi menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium. Kenaikan sebesar Rp1.000-Rp2.000 per kilogram (kg) ini tertuang dalam Keputusan Kepala Bapanas Nomor 299 Tahun 2025. Langkah ini diklaim sebagai solusi jangka pendek untuk menstabilkan harga dan distribusi beras di Indonesia.

HET beras medium kini menjadi Rp13.500 per kg di sebagian besar wilayah. Namun, di Papua dan Maluku, HET mencapai Rp15.500 per kg. Menurut Bapanas, kenaikan ini diperlukan untuk meringankan beban industri penggilingan dan menciptakan disparitas harga yang lebih merata antar jenis beras. Keputusan ini diambil setelah evaluasi terhadap struktur biaya produksi dan distribusi beras yang dinilai sudah tidak sinkron dengan HET sebelumnya.

Harga Beras Melonjak! Ini Penyebabnya
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Bahwa harga eceran tertinggi beras di tingkat konsumen sudah tidak sesuai dengan perkembangan struktur biaya produksi dan distribusi saat ini, sehingga untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga beras, perlu dilakukan evaluasi terhadap harga eceran tertinggi beras," demikian bunyi keputusan yang diteken Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi di Jakarta, Selasa (26/8/2025).

Sebelumnya, dalam rapat Komisi IV DPR RI pada 21 Agustus 2025, Arief menegaskan kewenangan penetapan harga beras berada di Bapanas sesuai Perpres Nomor 66 Tahun 2021. "Kalau mengacu pada Perpres 66 tahun 2021 maka harga itu yang menentukan Bapanas, yang menentukan cadangan pangan nasional itu Bapanas, yang menentukan harga eceran tertinggi adalah Badan Pangan Nasional," tegasnya.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer