Ads - After Header

Heboh Bandeng MBG Bantul Dikira Mentah, BGN Buka Fakta!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Sebuah video yang menampilkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Yogyakarta, yang disebut-sebut berisi ikan bandeng mentah, telah menyebar luas di media sosial. Namun, Badan Gizi Nasional (BGN) dengan tegas membantah narasi tersebut, memastikan bahwa menu ikan bandeng yang didistribusikan sudah dalam kondisi matang dan aman dikonsumsi.

BGN menegaskan bahwa ikan bandeng dalam program MBG yang disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bantul Sedayu Argosari, Daerah Istimewa Yogyakarta, sebenarnya telah matang sempurna. Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menjelaskan bahwa ikan yang digunakan adalah bandeng presto yang telah diolah melalui proses pengukusan bertekanan tinggi.

Heboh Bandeng MBG Bantul Dikira Mentah, BGN Buka Fakta!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Bandeng yang kami distribusikan adalah bandeng presto yang telah melalui proses pengolahan dan pengukusan, sehingga kondisinya matang dan sangat aman untuk dikonsumsi. Kesalahpahaman bahwa ikan tersebut mentah timbul karena secara visual, bandeng presto memang masih memiliki tampilan yang mirip dengan ikan segar," terang Nanik.

Menu MBG ini disalurkan kepada 1.680 penerima manfaat pada Jumat pekan lalu oleh SPPG yang berada di bawah pengelolaan Yayasan Patriot Bangsa Mandiri. Setiap paket makanan yang dibagikan meliputi roti pisang, bandeng presto kukus, tahu ungkep, dan dilengkapi dengan buah jeruk berukuran besar.

BGN juga telah menindaklanjuti dengan melakukan penelusuran menyeluruh terhadap seluruh tahapan, mulai dari pengolahan, pengemasan, hingga proses distribusi makanan di SPPG Bantul Sedayu Argosari. Hasil evaluasi internal menunjukkan bahwa semua prosedur telah dijalankan sesuai standar sebelum makanan diserahkan kepada para penerima manfaat.

Nanik menambahkan, kesalahpahaman ini sebagian besar disebabkan oleh kurangnya pemahaman publik mengenai karakteristik visual bandeng presto yang, meskipun telah matang, memang masih menyerupai ikan segar.

"Oleh karena itu, kami akan terus mengintensifkan komunikasi di lapangan agar setiap menu yang disalurkan dalam program MBG disertai dengan informasi yang transparan dan mudah dipahami, baik oleh penerima manfaat maupun pihak sekolah," jelas Nanik.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SPPG Bantul Sedayu Argosari, Muhammad Labib Jalali Khumaidi, mengklarifikasi bahwa pihaknya selama ini telah menyertakan petunjuk penyimpanan dan anjuran konsumsi pada setiap paket makanan yang didistribusikan. "Setiap kali kami mendistribusikan paket makanan, kami selalu melengkapinya dengan panduan penyimpanan dan cara konsumsi yang benar, tujuannya agar makanan dapat dinikmati dengan aman dan informasinya dapat dipahami dengan baik oleh penerima manfaat," tutur Labib, seperti dikutip dari chapnews.id.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer