Ads - After Header

Heboh! Pelajar Bandung Abaikan Jam Malam

Ahmad Dewatara

Heboh! Pelajar Bandung Abaikan Jam Malam

Chapnews – Nasional – Kota Bandung baru saja memberlakukan jam malam bagi pelajar mulai Senin (2/6). Namun, pantauan chapnews.id di kawasan Braga dan Asia Afrika pada Senin malam sekitar pukul 21.30 WIB menunjukkan pemandangan yang mengejutkan. Banyak pelajar masih berkeliaran dan nongkrong, seakan tak menyadari adanya aturan baru tersebut.

Di kawasan yang dikenal sebagai pusat keramaian tersebut, chapnews.id menemukan sejumlah pelajar yang mengaku belum mengetahui adanya kebijakan jam malam. Salah seorang siswa kelas IX SMP yang ditemui di Braga mengungkapkan, kesibukannya di sekolah membuat ia sering bermain hingga larut malam. "Soalnya kan dari pagi sampai sore masih sekolah. Yah mainnya jadi sampai malam," ujarnya. Ia mengaku baru mengetahui adanya aturan tersebut saat ditemui.

Heboh! Pelajar Bandung Abaikan Jam Malam
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Situasi serupa juga ditemukan di kawasan Asia Afrika. Seorang pelajar kelas VIII SMP asal Cianjur yang tengah nongkrong bersama teman-temannya mengaku datang ke Bandung menggunakan sepeda motor. Ia juga mengaku tidak mengetahui tentang jam malam, namun setuju dengan kebijakan tersebut. "Kalau soal itu (jam malam) enggak tahu. Tapi enggak apa-apa sih, biar bisa di rumah," katanya singkat.

Ketidaktahuan para pelajar ini menjadi pertanyaan besar, mengingat Pemkot Bandung telah resmi memberlakukan aturan jam malam berdasarkan Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 51/PA.03/DISDIK tanggal 23 Mei 2025. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan aturan tersebut melarang pelajar berada di luar rumah dari pukul 21.00 hingga 04.00 WIB, kecuali untuk alasan khusus seperti kegiatan resmi sekolah, kegiatan keagamaan dengan pengawasan orang tua, atau kondisi darurat.

Ironisnya, saat chapnews.id melakukan pantauan, tidak terlihat adanya petugas Satpol PP atau Dishub yang melakukan patroli dan sosialisasi di lokasi tersebut. Padahal, Wali Kota Farhan telah menginstruksikan jajarannya untuk aktif melakukan pengawasan dan sosialisasi kepada orang tua dan tokoh masyarakat agar aturan ini dipahami dengan baik. "Kita tidak ingin anak-anak terlibat dalam kegiatan negatif. Jam malam ini adalah bentuk kepedulian, bukan pembatasan semata," tegas Farhan. Ke depan, efektivitas pengawasan dan sosialisasi yang lebih intensif perlu dilakukan agar kebijakan jam malam ini berjalan efektif dan mencapai tujuannya.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer