Ads - After Header

Heboh! Romy Diduga Jual Partai?

Ahmad Dewatara

Heboh!  Romy Diduga Jual Partai?

Chapnews – Nasional – Pernyataan mengejutkan datang dari Yahidin Umar, politikus senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ia menuding Muhamad Romahurmuzy alias Romy, ingin menjual partai menjelang Muktamar dan pemilihan ketua umum baru September 2025 mendatang. Tuduhan ini muncul karena Yahidin melihat Romy berupaya mendorong pihak eksternal untuk maju sebagai calon ketua umum.

"Jadi kalau setiap kader beranggapan Romy jualan partai, sah-sah saja. Karena di partai ada mekanisme untuk jadi ketua, ada tahapan-tahapannya," ujar Yahidin dalam keterangannya, Senin (2/6). Ia juga menanggapi santai pernyataan Romy yang menganggap AD/ART partai bukan kitab suci, khususnya terkait syarat ketua umum harus kader internal. Namun, Yahidin mengingatkan perubahan AD/ART harus disepakati peserta Muktamar. Ia bahkan meragukan kesediaan pihak eksternal yang disebut-sebut Romy untuk maju. "Benarkah orang yang dipinang si Romy itu mau menerima, atau hanya Romy saja yang menjual-jual?" tanyanya retoris.

Heboh!  Romy Diduga Jual Partai?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Yahidin mengakui belum ada konsensus kader terkait calon ketua umum. Namun, ia optimis kader internal masih mampu memimpin PPP. Menurutnya, pintu terbuka untuk figur eksternal hanya jika kader internal kompak menolak. "Terkecuali, di internal partai menyatakan kami tidak ada yang bersedia, maka marilah kita sama-sama melamar figur luar yang kita anggap paling tepat," tegasnya.

Romy membalas tudingan tersebut dengan menyebut Yahidin terlalu berpatokan pada masa kejayaan PPP di masa lalu. Ia menilai hal ini menjadi kesalahan partai yang pernah terdepak dari Senayan. Romy juga menyinggung Yahidin sebagai kader daerah yang kurang terlibat dalam komunikasi politik elit PPP di Jakarta. "Kesalahan semua partai yang terlempar Senayan dan tidak kembali lagi: bangga masa lalu dan tidak mau membuka diri dengan eksternal. Yang kedua, Pak Yahidin ini orang daerah. Apalagi di NTT itu PPP sangat minoritas. Tentu tidak tahu-menahu tentang komunikasi elit-elit politik PPP di Jakarta," jelas Romy.

Sejumlah nama kini beredar sebagai calon ketua umum PPP, baik dari internal maupun eksternal, seperti Sandiaga Uno, Syaifullah Yusuf, Dudung Abdurrachman, Marzuki Alie, Agus Suparmanto, dan Amran Sulaiman. Terkait Amran Sulaiman, pengusaha Andi Syamsudin Arsyad alias Haji Isam membantah keterlibatannya dalam pencalonan tersebut.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer