Ads - After Header

Hercules Minta Maaf! Gegara Kritik Pedas Sutiyoso

Ahmad Dewatara

Hercules Minta Maaf!  Gegara Kritik Pedas Sutiyoso

Chapnews – Nasional – Ketua Umum DPP Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (GRIB Jaya), Rosario de Marshall alias Hercules, secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada purnawirawan TNI AD dan mantan Gubernur Jakarta, Sutiyoso. Permintaan maaf tersebut disampaikan melalui kanal YouTube GRIB TV pada Jumat (2/5), menyusul kritik pedas Sutiyoso terhadap ormas yang meniru seragam TNI.

Hercules mengakui kesalahannya dan menyatakan penghormatan yang tinggi kepada Sutiyoso, mengingat latar belakang beliau sebagai anggota Kopassus. "Karena Pak Sutiyoso dari komando pasukan khusus baret merah. Saya sangat hormat dan saya sangat kagum kepada beliau. Atas kesalahan saya kemarin, salah mengucap itu saya minta maaf sebesar-besarnya," ujar Hercules.

Hercules Minta Maaf!  Gegara Kritik Pedas Sutiyoso
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Sebelumnya, kekecewaan Sutiyoso terhadap ormas yang meniru seragam TNI, khususnya baret merah Kopassus, memicu reaksi Hercules. Sutiyoso, dalam wawancara dengan salah satu media, mengungkapkan ketidaknyamanan melihat ormas berpakaian layaknya anggota TNI, bahkan menyinggung pelatihan intensif yang dibutuhkan untuk mendapatkan hak mengenakan baret merah. Ia menekankan perlunya revisi UU Ormas, tidak hanya menyasar perilaku, tetapi juga atribut yang dikenakan. "Bagaimana kita itu untuk mendapatkan baret merah enam bulan latihannya, dari Batujajar ke gunung hutan, jalan 10 hari ke Cilacap ke Nusakambangan pakai baret merah, tahu-tahu dipakai ormas-ormas ini, kita sangat kecewa lah," tegas Sutiyoso.

Pernyataan Sutiyoso yang mendukung revisi UU Ormas, yang juga didukung Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, menimbulka reaksi keras dari Hercules. Ia bahkan melontarkan pernyataan yang dianggap menyinggung Sutiyoso. Namun, setelahnya, Hercules menyadari kesalahannya dan memilih untuk meminta maaf.

Desakan revisi UU Ormas sendiri muncul seiring meningkatnya aksi premanisme yang dilakukan oknum ormas, termasuk insiden pembakaran mobil polisi di Depok. Mendagri Tito Karnavian pun mengamini perlunya pengawasan ketat terhadap ormas, termasuk audit keuangan, mengingat dinamika situasi dan kondisi masyarakat.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer