Ads - After Header

Horor Cileunyi: Penjaga Kos Ungkap Fakta Mengejutkan!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Terungkapnya dugaan penyekapan dan penganiayaan seorang perempuan berinisial YTR (29) oleh pacarnya, Taufik Hidayat (TH), di sebuah rumah kos di Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menyisakan cerita kelam. Penjaga kos, Resa Rohendi, menjadi saksi kunci yang mengungkap serangkaian kejanggalan dan ancaman yang menyelimuti kasus ini.

Resa menceritakan, Taufik dan YTR baru menempati unit kos di lantai bawah, yang berlokasi di sebuah gang tak jauh dari jalan raya dan berhadapan dengan sawah, pada awal Maret lalu. Sejak awal, Resa sudah menaruh curiga. Ia berulang kali meminta surat nikah kepada Taufik, namun selalu ditolak. Bahkan, saat permintaan itu diulang setelah sebulan, Taufik justru menunjukkan sikap temperamental dan mengajaknya berkelahi. Selama sekitar tiga bulan menempati kos, YTR hampir tidak pernah terlihat keluar kamar, sementara Taufik kerap mengunci pintu dari luar, bahkan untuk pergi sebentar.

Horor Cileunyi: Penjaga Kos Ungkap Fakta Mengejutkan!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kasus ini mulai terkuak ketika Taufik meminta bantuan Resa untuk mengantar YTR ke rumah sakit. Resa bersama YTR menaiki taksi online, sementara Taufik mengikuti dengan sepeda motor. Mereka awalnya menuju rumah sakit di Ujungberung, Kota Bandung, namun kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS). Sepanjang perjalanan, Resa merasakan kejanggalan. Taufik memintanya untuk mengaku sebagai saudara YTR dan mengatakan bahwa korban jatuh di kamar mandi. YTR sendiri, yang mengenakan kerudung dan masker, hanya bisa mengangguk-angguk saat diajak bicara, tak banyak berkomunikasi.

Setibanya di RSHS, kejanggalan semakin memuncak. Resa menolak permintaan Taufik untuk berbohong. Akhirnya, pihak rumah sakit memutuskan untuk menghubungi keluarga korban. Mengetahui hal itu, Taufik yang marah sempat mengajak Resa berkelahi sebelum akhirnya melarikan diri entah ke mana. Tak lama berselang, keluarga YTR tiba dan mendapati kondisi korban yang memprihatinkan.

Ancaman terhadap Resa tidak berhenti di situ. Setelah kejadian di rumah sakit, Taufik bersama sejumlah orang yang diduga membawa senjata tajam mencari Resa di rumahnya. Istri Resa, Mulyati, yang saat itu berada di rumah, menyaksikan Taufik berteriak mengancam akan membunuh suaminya. Mulyati juga bersaksi bahwa ia kerap mendengar suara benturan tembok dari dalam kamar kos YTR, meskipun tidak pernah mendengar jeritan. Setiap kali ditanya, Taufik selalu mengelak dan berpura-pura tidak terjadi apa-apa. Mulyati menggambarkan Taufik sebagai sosok yang sangat temperamental.

Menindaklanjuti laporan ini, Tim Inafis Polda Jawa Barat telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di rumah kos tersebut pada Selasa. Setelah sekitar dua setengah jam melakukan penyisiran, petugas terlihat membawa sejumlah barang bukti seperti helm, pakaian, dan tas ransel menggunakan koper, tas, dan plastik putih dari kamar kos. Ketua RT setempat, Ahmad Solihin, yang turut membantu mengamankan lokasi, membenarkan adanya penyitaan barang bukti tersebut. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami kasus ini, seperti dilaporkan chapnews.id.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer