Ads - After Header

Horor Unboxing! Remaja Sukoharjo Digigit Kobra Misterius

Ahmad Dewatara

Horor Unboxing! Remaja Sukoharjo Digigit Kobra Misterius

Chapnews – Nasional – Sebuah insiden mengejutkan menimpa seorang gadis remaja di Desa Nguter, Sukoharjo, Jawa Tengah, yang harus segera dilarikan ke rumah sakit setelah digigit ular kobra. Peristiwa nahas ini terjadi ketika ia tengah membongkar paket belanja online miliknya beberapa waktu lalu.

Korban, yang diidentifikasi bernama Sakinah, kini harus menjalani perawatan intensif dan bahkan operasi di RSUD Ir Soekarno Sukoharjo. Gigitan ular berbisa tersebut mengenai lengan siku kirinya, menyebabkan rasa sakit yang luar biasa, perih, dan sensasi panas yang menyengat.

Horor Unboxing! Remaja Sukoharjo Digigit Kobra Misterius
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menurut penuturan Devia Khaerunnisa, kakak korban, kejadian bermula pada Senin sore. Saat itu, sebuah paket berisi karpet tiba di rumah mereka. Setelah Sakinah membongkar isi paket, ia mulai membersihkan sisa-sisa plastik kemasan. Di tengah tumpukan sampah plastik itulah, seekor ular kobra kecil tiba-tiba muncul dan menyerang. Keluarga awalnya menduga ular tersebut berasal dari dalam paket, mengingat kemasannya yang sedikit terbuka.

Namun, penyelidikan lebih lanjut oleh Exalos Indonesia, sebuah komunitas yang berfokus pada penanganan ular, mengungkap fakta yang berbeda. Ketua Exalos Indonesia, Janu Wahyu Widodo, setelah berbincang langsung dengan korban, menyimpulkan bahwa ular kobra tersebut kemungkinan besar bukan berasal dari dalam paket belanja online.

Janu menjelaskan, ada jeda waktu sekitar satu jam antara momen Sakinah membuka paket dan saat ia hendak membuang tumpukan sampah plastiknya. Dalam rentang waktu tersebut, diduga ular yang sudah berada di dalam rumah menyelinap masuk ke tumpukan plastik bekas kemasan. "Foto yang viral, ular dalam lakban. Kemungkinan besar adalah terjerat lakban di lantai pasca-unboxing, dan menggigit 1 jam kemudian saat plastik packing ini akan dibuang," terang Janu, seperti dikutip dari chapnews.id pada Sabtu (31/1).

Kondisi Sakinah diperparah oleh penanganan pertolongan pertama yang keliru. Keluarga dan tetangga sempat memijat area gigitan, mengompresnya dengan air hangat, dan mengikat lengan korban di bagian siku. Janu Wahyu Widodo menegaskan bahwa tindakan-tindakan tersebut justru memperburuk penyebaran bisa ular ke seluruh tubuh. "Penyebab korban ini menjadi parah hingga harus operasi dan menghabiskan 12 ampul antibisa adalah karena kesalahan awal dalam penanganan gigitan," ujarnya.

Exalos Indonesia menyarankan agar korban gigitan ular tetap tenang, tidak banyak bergerak, dan segera dibawa ke fasilitas medis terdekat untuk mendapatkan penanganan profesional. Komunitas ini juga telah menjenguk Sakinah di rumah sakit dan menyerahkan donasi yang terkumpul untuk membantu meringankan biaya pengobatannya.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer