Chapnews – Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan mencapai level fantastis 28.000 pada tahun 2030. Target ambisius ini mendapat sambutan positif dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, yang meyakini bahwa lonjakan indeks hingga empat kali lipat tersebut sangat mungkin terwujud. Proyeksi ini pertama kali dilontarkan oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, dalam sebuah acara peresmian Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 27 April 2026.
Airlangga, dalam kesempatan tersebut, berbagi pengalamannya saat memimpin Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) dari tahun 2004 hingga 2013. Selama sembilan tahun kepemimpinannya, IHSG mencatat kenaikan signifikan, melonjak dari level 1.000 menjadi 4.200. "Tadi Pak Purbaya mengatakan indeks naik berapa? Empat kali ya, Pak ya? Nah, ini saya dulu jadi Ketua AEI (Asosiasi Emiten Indonesia), Pak, dari 2004 sampai kira-kira sembilan tahun lho, Pak. Indeks dari 1.000, tadi Bu Kiki ya, seribu sampai kita naik di 2013 itu sekitar 4.200, Pak. Jadi Pak Purbaya mengatakan empat setengah kali itu bisa, Pak. Tumbuh year-on-year-nya 15 sampai 20 persen," ungkap Airlangga, menunjukkan keyakinannya terhadap target tersebut.

Meski mengakui bahwa rata-rata pertumbuhan indeks sempat melambat di kisaran 5 hingga 6 persen sejak tahun 2014, Airlangga tetap optimistis. Ia percaya bahwa dengan adanya dorongan kuat dari Menteri Keuangan, laju pertumbuhan dua digit, yakni 15 hingga 20 persen per tahun, dapat kembali dikejar. "Tapi tadi dengan adanya gas baru dari Menteri Keuangan, mungkin pertumbuhan 15 sampai 20 persen dikejar lagi ya, Pak? Kita kejar lagi," tegasnya, menyiratkan komitmen untuk menggenjot performa pasar modal.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pencapaian IHSG ke level 28.000 pada periode 2029-2030 bukanlah hal yang mustahil. Ia mendasarkan keyakinannya pada fundamental ekonomi Indonesia yang kokoh serta peran dominan investor Generasi Z yang kini mencapai 57 persen dari total investor. "Let’s say sekarang 7.000 lah. Ekspansi kita akan berlangsung sampai 2029-2030. Itu saya bilang bisa 4-5 kali. Bisalah 28.000 paling sial. Mereka bilang Purbaya gila," ujar Purbaya, dengan nada percaya diri yang khas, menyoroti potensi besar pasar modal Tanah Air.

