Ads - After Header

IHSG Rebound Drastis ke Level 6.036

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Pasar modal Indonesia menunjukkan ketangguhan yang luar biasa pada penutupan perdagangan pekan ini. Setelah sempat mengalami tekanan jual yang cukup dalam hingga menyentuh level psikologis 5.900 pada sesi siang, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara mengejutkan mampu melakukan aksi rebound atau pembalikan arah yang signifikan.

Pada penutupan perdagangan Jumat (2/10/2026), IHSG berhasil ditutup menguat sebesar 27,39 poin atau naik 0,46 persen ke level 6.036. Kembalinya indeks ke zona hijau ini memberikan angin segar bagi para investor setelah sempat dilanda kecemasan akibat penurunan tajam di tengah hari.

IHSG Rebound Drastis ke Level 6.036
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) terpantau cukup ramai. Nilai transaksi perdagangan hari ini tercatat mencapai angka Rp12,5 triliun, dengan volume sebanyak 120,5 miliar saham yang berpindah tangan. Dinamika pasar terlihat cukup kontras, di mana terdapat 332 saham yang berhasil mencatatkan kenaikan harga, sementara 357 saham lainnya justru mengalami pelemahan. Di sisi lain, sebanyak 274 saham terpantau bergerak stagnan atau tidak mengalami perubahan harga.

Keberhasilan IHSG untuk bangkit juga diikuti oleh penguatan sejumlah indeks saham lainnya. Indeks LQ45, yang merupakan kumpulan saham-saham dengan likuiditas tinggi, naik 0,52 persen ke level 695. Indeks JII turut menguat 0,73 persen ke posisi 358. Selain itu, indeks IDX30 dan indeks MNC36 masing-masing mencatatkan kenaikan sebesar 0,77 persen ke level 330 dan 0,80 persen ke level 261.

Jika menilik pergerakan sektoral, mayoritas sektor saham berada di zona hijau. Sektor energi, konsumer non-siklikal, keuangan, properti, bahan baku, teknologi, hingga kesehatan menjadi motor penggerak penguatan indeks. Namun, tidak semua sektor menikmati keuntungan; sektor konsumer siklikal, infrastruktur, transportasi, dan industri justru tertekan dan berakhir di zona merah.

Dalam daftar saham yang paling banyak diburu investor (top gainers), PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) dan PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD) tampil dominan dengan kenaikan masing-masing sebesar 25 persen ke level Rp3.600. Menyusul di posisi berikutnya adalah saham PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) yang melonjak 24,89 persen ke harga Rp2.960.

Sebaliknya, sejumlah saham harus menelan pil pahit dengan masuk dalam daftar top losers. PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) mengalami penurunan tajam sebesar 14,98 persen ke level Rp4.570. Reksa Dana Indeks Batavia IDX30 ETF juga melemah 14,97 persen ke posisi Rp318, disusul oleh PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (CCSI) yang merosot 14,89 persen ke harga Rp400. Fenomena rebound ini menjadi catatan penting bagi pelaku pasar dalam menyikapi volatilitas tinggi di penghujung pekan.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer