Ads - After Header

Indonesia Siap Merdeka Energi! PLTS 100 GWp Dikebut!

Ahmad Dewatara

Oleh: [Nama Penulis Anda/Tim Redaksi] – Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Chapnews – Ekonomi – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi memulai era baru kemandirian energi dengan meluncurkan dan melakukan groundbreaking Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas masif 100 GWp. Program ambisius ini ditargetkan rampung secara masif dalam kurun waktu tiga tahun ke depan, menandai lompatan besar Indonesia dalam pemanfaatan energi terbarukan. Dalam inisiatif strategis ini, PLN Indonesia Power (PLN IP) menjadi garda terdepan, mengembangkan beragam proyek PLTS melalui kolaborasi erat dengan mitra-mitra strategis.

Indonesia Siap Merdeka Energi! PLTS 100 GWp Dikebut!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Tak ketinggalan, PLN Indonesia Power (PLN IP) telah menyiapkan sejumlah proyek andalan dalam portofolio energi suryanya. Beberapa di antaranya adalah PLTS Terapung Gajah Mungkur dengan kapasitas 134,2 MWp, PLTS Terapung Saguling sebesar 92 MWp, serta PLTS Pasuruan dan PLTS Banyuwangi yang masing-masing berkapasitas 132 MWp. Proyek-proyek raksasa ini dikembangkan melalui kemitraan strategis di berbagai wilayah Indonesia, menunjukkan komitmen kuat terhadap transisi energi.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan PLTS 100 GWp merupakan langkah strategis pemerintah untuk mengukuhkan ketahanan dan kemandirian energi nasional, sekaligus memangkas ketergantungan pada pasokan energi impor. "Program PLTS berkapasitas 100 GWp ini merupakan langkah besar untuk memperkuat kemandirian dan ketahanan energi Indonesia," ujar Prabowo. Ia menambahkan, "Target ini akan kita bangun dalam waktu sekitar tiga tahun dengan memanfaatkan potensi energi terbarukan dalam negeri, termasuk tenaga surya dan panas bumi yang melimpah."

Senada dengan Presiden, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, turut memaparkan dampak signifikan dari program ini. Menurut Bahlil, program PLTS 100 GWp membutuhkan investasi sekitar US$73 miliar, atau setara dengan Rp1.120 triliun. Lebih dari sekadar angka investasi, program ini diproyeksikan berpotensi menciptakan sekitar 5,52 juta lapangan kerja baru dan secara drastis menurunkan emisi karbon hingga 120 juta ton CO₂ per tahun. "Hari ini kita mempercepat implementasi program PLTS 100 GW. Ini bukan hanya tentang listrik, tapi juga tentang masa depan ekonomi dan lingkungan kita," pungkas Bahlil.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer