Ads - After Header

Investasi Emas Digital: Pegadaian & KSEI Bikin Sejarah!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Ekonomi – PT Pegadaian dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) baru saja menorehkan babak baru dalam peta jalan investasi emas nasional. Keduanya secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang krusial, menandai bergabungnya Pegadaian sebagai Pemegang Rekening KSEI. Kesepakatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi penting bagi implementasi Electronic Gold Receipt (EGR) dan Exchange Traded Fund (ETF) Emas yang dijadwalkan meluncur pada Semester II-2026 di pasar modal Indonesia, menjanjikan penguatan ekosistem emas yang lebih modern dan terintegrasi.

Prosesi penandatanganan bersejarah ini berlangsung di Main Hall Bursa Efek Indonesia pada Jumat (12/6/2026). Direktur Utama KSEI, Samsul Hidayat, dan Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti, menjadi figur sentral dalam momen tersebut. Acara ini disaksikan langsung oleh sejumlah pemangku kepentingan kunci di sektor keuangan, termasuk Kepala Departemen Perizinan Kelembagaan dan Profesi Pelaku Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ridwan, jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), serta perwakilan asosiasi pasar modal Indonesia, menunjukkan bobot strategis dari kerja sama ini.

Investasi Emas Digital: Pegadaian & KSEI Bikin Sejarah!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Langkah ini sebenarnya telah diawali dengan persetujuan OJK pada 27 April 2026, yang mengizinkan Pegadaian menjadi Pemegang Rekening KSEI. Persetujuan tersebut menjadi pijakan legal yang membuka jalan bagi terwujudnya infrastruktur penyimpanan dan penyelesaian efek EGR, sebuah inovasi pertama di Indonesia yang akan menjadi dasar produk investasi ETF Emas.

Dengan status barunya sebagai Pemegang Rekening KSEI, Pegadaian kini memiliki kewenangan penuh untuk langsung mencatatkan EGR ke dalam sistem KSEI, yaitu The Central Depository and Book-Entry Settlement System (C-BEST). EGR Emas sendiri merupakan bukti kepemilikan emas digital yang sepenuhnya dijamin oleh emas fisik. Pencatatannya dilakukan secara elektronik di sistem KSEI, dengan dasar emas fisik yang diperdagangkan, disimpan, dan diadministrasikan oleh Pegadaian. Perlu dicatat, Pegadaian telah mengantongi izin sebagai penyelenggara kegiatan usaha bullion dari OJK, menegaskan keabsahan dan keamanannya. Transformasi EGR menjadi efek yang dapat diperdagangkan di pasar modal ini merupakan langkah progresif dalam membangun ekosistem investasi emas yang lebih modern, transparan, dan terintegrasi.

Selfie Dewiyanti, Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, menegaskan bahwa kolaborasi strategis ini adalah respons konkret untuk memperkuat ekosistem Bullion Bank di Indonesia. Melalui inovasi investasi terbaru berupa ETF Emas, diharapkan akses masyarakat terhadap investasi emas akan semakin mudah, aman, dan efisien, sejalan dengan perkembangan pasar modal digital global.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer