Chapnews – Nasional – Wacana perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda kembali memanas, memicu beragam respons dari berbagai pihak. Usulan yang kabarnya telah mendapat "lampu hijau" dari DPRD Jawa Barat ini kini menjadi sorotan tajam, terutama setelah Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurizal, angkat bicara, dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan penegasan.
Dari kompleks parlemen, Cucun Ahmad Syamsurizal mendesak agar fokus utama pemerintah provinsi dan DPRD Jawa Barat adalah pada pembangunan daerah. Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengakui telah mendengar usulan tersebut, namun ia mencatat adanya pro dan kontra di tengah masyarakat.

Cucun menekankan pentingnya komunikasi yang transparan jika wacana ini serius didorong. "Jangan sampai hal-hal misalkan yang terkait tadi harus disampaikan kalau misalkan punya tujuan-tujuan tertentu mengubah nama provinsi ini publikasinya harus jelas," ujarnya, seraya meyakini bahwa usulan ini masih sebatas wacana.
Di sisi lain, pergerakan terkait wacana ini memang terlihat di tingkat legislatif daerah. Komisi I DPRD Jawa Barat, yang dipimpin oleh Rahmat Hidayat Djati, sebelumnya telah menggelar rapat kerja dengan komunitas pengkaji pergantian nama. Rapat tersebut dilaporkan menghasilkan beberapa rekomendasi penting, termasuk tindak lanjut atas usulan yang disampaikan.
Namun, angin segar bagi para pendukung perubahan nama tampaknya harus pupus setelah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, secara tegas menampik kemungkinan tersebut. Melalui akun media sosial Instagramnya, Dedi Mulyadi memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak akan melakukan perubahan nama.
"Kami tegaskan bahwa ada yang melempar wacana membuat cerita-cerita di media sosial, akan ada perubahan nama Jawa Barat jadi Tatar Sunda. Saya katakan seluruh rangkaian itu adalah karangan orang lain," kata Dedi Mulyadi, menegaskan posisinya. Ia menambahkan, fokus utama Pemprov Jabar adalah terus bekerja dan tidak akan mengurusi isu perubahan nama. "Namanya tetap Jawa Barat," pungkasnya.


