Chapnews – Ekonomi – JAKARTA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menggemakan seruan untuk membangkitkan kembali industri galangan kapal dan pelayaran nasional. Sektor maritim ini dinilai memiliki potensi masif sebagai lokomotif baru penggerak perekonomian dan pencipta lapangan kerja.
Hashim Djojohadikusumo, Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia, menegaskan bahwa industri galangan kapal di berbagai belahan dunia menunjukkan prospek cerah karena sifatnya yang padat karya. Hal ini berarti mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, tidak hanya di fasilitas galangan namun juga di sektor pelayaran.

"Kami melihat ini adalah kesempatan emas agar industri galangan kapal dan pelayaran dapat menjadi salah satu sektor utama pendongkrak pertumbuhan ekonomi bangsa," ujar Hashim dalam acara bertajuk "Revitalisasi Galangan Kapal dan Pelayaran Indonesia" yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis (10/2/2026).
Lebih lanjut, Hashim mengungkapkan bahwa telah tercapai konsensus dan kesepahaman antara Kadin dengan pemerintah terkait dukungan konkret bagi industri strategis ini. Salah satu bentuk dukungan vital datang dari Kementerian Keuangan, yang berkomitmen untuk memfasilitasi galangan kapal dan industri pelayaran yang berinvestasi dalam pembangunan kapal di dalam negeri.
Rangkaian insentif ini mencakup pembebasan bea masuk hingga 0 persen untuk sejumlah komponen penting, serta pemberian insentif khusus bagi pihak-pihak yang memesan atau membeli kapal baru hasil produksi dalam negeri. Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong kemandirian industri maritim Indonesia.
Senada dengan Hashim, Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, turut menyoroti dampak berlipat ganda atau multiplier effect yang besar dari industri galangan kapal terhadap perekonomian nasional. Kebangkitan sektor ini diyakini akan menciptakan efek domino positif di berbagai sektor terkait lainnya.


