Chapnews – Nasional – Keceriaan liburan di pantai selatan Lumajang, Jawa Timur, mendadak berubah menjadi duka setelah insiden tragis sambaran petir menimpa sepuluh wisatawan. Satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara satu lainnya kritis, dan delapan lainnya mengalami luka ringan. Peristiwa mengerikan ini terjadi pada Sabtu (28/3) sore di dua lokasi wisata populer, yakni Pantai Watu Pecak dan Pantai Bambang, Kecamatan Pasirian, saat hujan deras disertai kilatan petir melanda.
Menurut keterangan Ipda Suprapto, Kasubsi Pengelola Informasi dan Dokumentasi Multimedia (PIDM) Sihumas Polres Lumajang, yang diterima chapnews.id dari Polsek Pasirian, insiden ini terbagi di dua lokasi. Dua korban tersambar petir di Pantai Watu Pecak, sementara delapan korban lainnya di Pantai Bambang.

"Hujan deras disertai petir memang terjadi di Kecamatan Pasirian sejak Sabtu sore. Saat itu, banyak wisatawan yang sudah berangsur pulang, namun sebagian memilih untuk berteduh menunggu hujan reda," jelas Ipda Suprapto, seperti dikutip chapnews.id.
Di Pantai Bambang, delapan wisatawan yang sedang menikmati keindahan pantai memilih berteduh di sebuah pondok terpal buatan sendiri saat hujan deras disertai petir tiba-tiba menyambar. Akibatnya, para korban mengalami luka-luka dan beberapa di antaranya tak sadarkan diri. Petugas keamanan dan panitia setempat segera mengevakuasi mereka ke Puskesmas Pasirian dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasirian untuk mendapatkan penanganan medis.
Dari delapan korban di Pantai Bambang, satu orang dinyatakan meninggal dunia, yaitu Alvin (23) warga Desa Candipuro. Jenazah korban kini berada di RSUD Pasirian. Sementara itu, Radit, yang juga warga Desa Candipuro, masih dalam kondisi koma dan dirujuk ke RSUD Pasirian untuk perawatan intensif. Enam korban lainnya yang mengalami luka ringan adalah Riyanto (25), Tomi (22), dan Dadang (25) dari Desa Jarit, Kecamatan Candipuro; Junaidi (22) dan Sutikno (23) dari Desa Sumberejo, Kecamatan Candipuro; serta Fagis Gama (24) dari Desa/Kecamatan Candipuro. Mereka semua menjalani perawatan di Puskesmas Pasirian.
Sementara itu, di Pantai Watu Pecak, dua korban yang tersambar petir adalah seorang kakek dan cucunya. Keduanya merupakan pemilik warung yang berada di sebelah barat pantai. Petir tiba-tiba menyambar di sekitar pondok warung mereka, menyebabkan keduanya kaget dan langsung pingsan. Mereka pun segera dilarikan ke RSUD Pasirian untuk mendapatkan pertolongan.
Menyikapi kejadian ini, Ipda Suprapto mengimbau seluruh wisatawan dan masyarakat agar senantiasa waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem, terutama saat berada di kawasan pantai selatan Lumajang. Ia menekankan pentingnya segera mencari tempat berlindung yang aman saat cuaca buruk melanda untuk menghindari terulangnya insiden serupa.


