Ads - After Header

Listrik Hijau Laris Manis, Penjualan PLN Meroket!

Ahmad Dewatara

Listrik Hijau Laris Manis, Penjualan PLN Meroket!

Chapnews – Ekonomi – PT PLN (Persero) mencatatkan lonjakan penjualan layanan Green as a Service (GEAS) Renewable Energy Certificate (REC) yang signifikan. Pada tahun 2025, penjualan mencapai 6,43 terawatt hour (TWh), melonjak 19,65% dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini mencerminkan peningkatan kepercayaan dari pelanggan sektor industri dan bisnis terhadap komitmen PLN dalam menyediakan energi bersih.

REC sendiri merupakan sertifikat yang membuktikan bahwa listrik yang digunakan berasal dari pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT). Mekanisme ini memungkinkan pelanggan dari berbagai sektor untuk berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon tanpa perlu mengubah infrastruktur kelistrikan yang sudah ada. Selain itu, REC memberikan pengakuan yang transparan, akuntabel, dan diakui secara internasional atas penggunaan EBT.

Listrik Hijau Laris Manis, Penjualan PLN Meroket!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengungkapkan bahwa pertumbuhan penjualan REC yang pesat ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya transisi energi di kalangan pelaku industri.

"Seiring dengan tren transisi energi bersih dan hijau yang kian meningkat di kalangan pelaku industri, chapnews.id mencatatkan pertumbuhan layanan REC yang positif sepanjang tahun 2025 hingga 19,65 persen dibandingkan periode yang sama," ujarnya pada hari Sabtu (24/1/2026).

Tren penjualan REC dalam lima tahun terakhir, sejak diluncurkan pada tahun 2020 hingga 2025, menunjukkan peningkatan yang konsisten. Hal ini mengindikasikan bahwa REC semakin diterima sebagai instrumen yang efektif bagi pelaku usaha dalam mendukung energi terbarukan dan berkontribusi pada penurunan emisi karbon.

"Sebagai tulang punggung penyedia EBT nasional, PLN berkomitmen meningkatkan daya saing industri dengan menyediakan layanan listrik hijau yang 100% dipasok oleh pembangkit EBT kami melalui REC. Kami siap melayani kebutuhan listrik hijau untuk sektor bisnis dan industri dengan proses yang mudah dan cepat," tegas Darmawan.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menambahkan bahwa tingginya minat dari pelanggan industri berat dan manufaktur berskala besar yang memiliki kebutuhan energi tinggi menjadi pendorong utama kinerja layanan REC sepanjang tahun 2025. Hal ini menunjukkan bahwa sektor industri semakin menyadari pentingnya penggunaan energi bersih dalam operasional mereka.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer