Chapnews – Ekonomi – JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Jumat (26/6/2026) mengumumkan keputusan strategis pemerintah untuk menempatkan dan menambah dana di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) hingga mencapai total Rp400 triliun. Pernyataan penting ini disampaikan dalam sebuah media briefing yang digelar di Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Purbaya menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat likuiditas perbankan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Dana sebesar Rp400 triliun ini bukan hanya penempatan baru, melainkan juga penambahan signifikan dari dana yang sudah ada sebelumnya di bank-bank pelat merah. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan dorongan masif bagi sektor perbankan Himbara untuk lebih aktif dalam menyalurkan kredit kepada masyarakat dan dunia usaha, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi yang dinamis.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa hadir didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Sekretaris Jenderal Robert Leonard Marbun, Plt. Direktur Jenderal Stabilitas & Pengembangan Sektor Keuangan Herman Saheruddin, dan Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Suminto Sastrosuwito. Mereka bersama-sama menjawab berbagai pertanyaan dari awak media mengenai implikasi dan tujuan di balik kebijakan finansial berskala besar ini.
Penempatan dana pemerintah dalam jumlah masif ini juga menunjukkan kepercayaan pemerintah terhadap kapasitas bank-bank BUMN dalam mengelola dana publik secara efektif dan efisien, demi mendukung agenda pembangunan dan stabilitas ekonomi nasional. Kebijakan ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi pemulihan dan pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor.
Untuk mendapatkan informasi terkini mengenai perkembangan kebijakan ekonomi dan keuangan, pembaca dapat mengikuti kanal WhatsApp chapnews.id setiap hari.


