Ads - After Header

Longsor Cisarua: 60 Jenazah Ditemukan, Angka Hilang Melonjak Drastis!

Ahmad Dewatara

Longsor Cisarua: 60 Jenazah Ditemukan, Angka Hilang Melonjak Drastis!

Chapnews – Nasional – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban bencana tanah longsor di Kampung Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memasuki hari ketujuh pada Jumat (30/1), menunjukkan perkembangan signifikan. Sebanyak 60 kantong jenazah (body pack) telah berhasil dievakuasi, namun data terbaru dari lapangan mengungkap lonjakan drastis jumlah warga yang dilaporkan hilang, kini mencapai 158 orang.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menegaskan komitmen untuk melanjutkan operasi SAR hingga seluruh korban ditemukan. Berbicara di Posko Basarnas Cisarua, Syafii menyatakan bahwa kondisi cuaca pada hari ketujuh sangat mendukung upaya pencarian. "Alhamdulillah, dari pagi hingga sore cuaca sangat membantu pelaksanaan operasi SAR. Hari ini kami berhasil menemukan lima body pack dan langsung menyerahkannya ke tim DVI," ujarnya.

Longsor Cisarua: 60 Jenazah Ditemukan, Angka Hilang Melonjak Drastis!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dengan penemuan tersebut, total kantong jenazah yang dievakuasi sejak hari pertama mencapai 60. Dari jumlah itu, tim DVI Polri telah berhasil mengidentifikasi 44 jenazah yang kemudian diserahkan kepada pihak keluarga. Syafii menjelaskan, dinamika data korban menjadi tantangan tersendiri di lapangan. Laporan awal menyebutkan 113 orang terdampak dari 34 kepala keluarga, namun asesmen terbaru oleh Search Management Cell (SMC), Incident Commander (IC), dan DVI menunjukkan angka 158 warga hilang dari 35 kepala keluarga.

Meskipun dihadapkan pada medan yang berat dan kondisi cuaca yang tidak selalu stabil, Basarnas memastikan operasi SAR berjalan tanpa henti, 24 jam sehari. Berbagai unsur dikerahkan, termasuk upaya modifikasi cuaca oleh BNPB untuk mengurangi potensi hujan di area pencarian. "Kondisi medan dan cuaca memang belum maksimal, tetapi kami tetap berupaya semaksimal mungkin," tambah Syafii.

Masa tanggap darurat ditetapkan selama 14 hari, dan Basarnas berharap seluruh korban dapat ditemukan sebelum batas waktu tersebut. Syafii juga memohon doa dan dukungan dari masyarakat agar proses pencarian berjalan lancar dan memberikan kepastian bagi keluarga korban yang masih menanti kabar. "Operasi ini akan terus kami lanjutkan selama masih ada harapan menemukan korban. Kami mohon doa agar seluruh proses berjalan aman dan lancar," pungkasnya.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer