Ads - After Header

LPS Bongkar Masalah Halal RI, BPJPH Diminta Ambil Alih!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Ekonomi – Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu, menyerukan penguatan fundamental industri halal nasional melalui penempatan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) sebagai regulator tunggal. Langkah ini, menurut Anggito, sangat mendesak untuk memangkas berbagai hambatan struktural domestik yang selama ini membayangi, sekaligus menuntut industri syariah nasional untuk bergerak lebih sigap dalam mengejar target pasar global yang kian kompetitif.

Dalam Forum Islamic Finance Dialogue 2026 yang berlangsung di Jakarta pada Rabu (1/7/2026), Anggito menegaskan pentingnya langkah strategis melalui penguatan regulasi. "Kita memerlukan langkah strategis melalui penguatan regulasi. Yaitu dengan memperkuat kewenangan BPJPH sebagai regulator tunggal, koordinator, dan perumus kebijakan halal nasional yang benar-benar terintegrasi dengan institusi keagamaan seperti MUI," jelas Anggito.

LPS Bongkar Masalah Halal RI, BPJPH Diminta Ambil Alih!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

LPS mencatat, tata kelola jaminan produk halal di Indonesia masih menghadapi serangkaian tantangan serius. Masalah-masalah tersebut meliputi rantai birokrasi yang masih berbelit, keterbatasan jumlah auditor halal yang memadai, tingginya biaya untuk penegakan label, hingga belum solidnya penyelarasan kerja antar-instansi pemerintah terkait. Oleh karena itu, integrasi harmonis antara BPJPH sebagai otoritas tunggal dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dinilai sebagai kunci utama yang harus segera diwujudkan.

Selain pembenahan kelembagaan, Anggito juga meminta para pelaku industri syariah untuk tidak lagi terpaku pada urusan sertifikasi administratif semata. Industri dituntut untuk bergerak lebih agresif dan inovatif dalam mengejar target besar, yakni menjadikan produk halal sebagai instrumen bisnis yang tidak hanya menguntungkan tetapi juga memiliki nilai tinggi di panggung internasional.

LPS optimis bahwa Indonesia memiliki modalitas yang sangat lengkap untuk mewujudkan ambisi tersebut. Kekuatan ini bersumber dari ketangguhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kompetensi akademisi di berbagai bidang, hingga kreativitas tanpa batas dari generasi muda. Dengan sinergi yang tepat dan dukungan regulasi yang kokoh, potensi Indonesia sebagai pusat industri halal dunia diyakini dapat terealisasi.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer