Ads - After Header

Mantan Kapolres Ngada Bantah Terima Miliaran dari Situs Porno!

Ahmad Dewatara

Mantan Kapolres Ngada Bantah Terima Miliaran dari Situs Porno!

Chapnews – Nasional – Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) membantah kabar yang beredar luas terkait aliran dana miliaran rupiah yang diterima mantan Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja, dari situs porno setelah mengunggah video kekerasan seksual. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTT, Kombes Patar Silalahi, menegaskan hasil penyelidikan dan penyidikan hingga saat ini belum menemukan bukti adanya transaksi finansial sebesar Rp4 miliar seperti yang ramai diisukan.

"Informasi soal aliran dana Rp4 miliar itu, dari awal penyelidikan sampai penyidikan, belum ada indikasi dan fakta yang mendukung," tegas Patar. Ia secara gamblang membantah isu tersebut, menyatakan bahwa selama proses hukum, tidak ditemukan bukti keterkaitan antara unggahan video dan penerimaan uang.

Mantan Kapolres Ngada Bantah Terima Miliaran dari Situs Porno!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Lebih lanjut, Patar menjelaskan bahwa berdasarkan pengakuan AKBP Fajar, unggahan video kekerasan seksual tersebut bukanlah tindakan transaksional. Fajar mengaku hanya sekadar berkontribusi terhadap komunitas situs porno tersebut tanpa ada jual beli video. "Tidak ada transaksi, tidak ada jual beli gambar atau video. Murni kontribusi kepada komunitas," jelas Patar.

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan kabar bahwa AKBP Fajar menerima Rp4 miliar dari penjualan video kekerasan seksual yang melibatkan anak-anak berusia 6, 13, dan 16 tahun. Kasus ini terungkap berkat laporan Polisi Federal Australia (AFP) setelah video tersebut beredar di dark web.

AKBP Fajar sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka pencabulan dan kekerasan seksual, serta diduga terlibat penyalahgunaan narkoba setelah tes urine menunjukkan hasil positif. Ia telah dipecat dari kepolisian melalui Pemberhentian Tidak dengan Hormat (PTDH) dan bandingnya ditolak. Kasus ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan pertanyaan besar mengenai dampak penyebaran konten kekerasan seksual online.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer