Chapnews – Ekonomi – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, atau akrab disapa Ara, mengumumkan langkah serius pemerintah dalam merealisasikan proyek rumah susun (rusun) bersubsidi di kawasan Meikarta, Cikarang, Jawa Barat. Proyek ambisius ini telah mendapat dukungan penuh dari Danantara, serta diharapkan melibatkan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam skema pembiayaannya.
Dalam pernyataannya di Kantor Kementerian PKP Jakarta pada Selasa (10/2/2026), Ara mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan dengan CEO Danantara, Rosan. "Danantara akan mendukung penuh inisiatif ini," tegas Ara, seraya menambahkan pentingnya peran perbankan Himbara untuk mengalokasikan anggaran demi kelancaran pembiayaan proyek rusun bersubsidi tersebut.

Progres proyek ini menunjukkan keseriusan yang tinggi, dengan proses land clearing yang telah dimulai sejak awal tahun 2026. Ara memaparkan rencana pembangunan 18 menara rusun, masing-masing setinggi 30 lantai. Secara keseluruhan, proyek ini diperkirakan akan menyediakan sekitar 141 ribu unit hunian. "Ini akan menjadi proyek rumah susun subsidi terbesar yang pernah ada di Indonesia," pungkasnya, menyoroti skala dan dampak signifikan dari pembangunan ini.
Menyadari rekam jejak proyek Meikarta sebelumnya yang digarap oleh Lippo Group dan sempat diwarnai berbagai isu dengan konsumen, Menteri Ara menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan implementasi program rusun bersubsidi ini berjalan dengan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Hal ini menjadi prioritas utama guna menghindari terulangnya permasalahan di masa lalu dan menjamin kepercayaan publik.


