Ads - After Header

Mengejutkan! Kantor Kementerian Sepi, APBN Hemat Rp6,2 T!

Ahmad Dewatara

Mengejutkan! Kantor Kementerian Sepi, APBN Hemat Rp6,2 T!

Chapnews – Nasional – Pemandangan tak biasa mewarnai sejumlah kantor kementerian di Jakarta pada Jumat (10/4) pekan lalu. Suasana lengang dan nyaris tanpa aktivitas mendominasi, menandai hari perdana penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diberlakukan pemerintah.

Salah satu lokasi yang terpantau sepi adalah Kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Sejak pukul 08.00 WIB, area parkiran yang biasanya padat kendaraan kini terlihat kosong melompong. Demikian pula di dalam gedung, lorong-lorong dan ruang kerja yang lazimnya ramai oleh lalu lalang pegawai, kini sunyi senyap, hanya menyisakan deretan meja dan kursi kosong.

Mengejutkan! Kantor Kementerian Sepi, APBN Hemat Rp6,2 T!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kebijakan WFH setiap hari Jumat ini merupakan langkah strategis pemerintah yang resmi diberlakukan bagi seluruh ASN. Keputusan ini diambil bukan tanpa alasan, melainkan sebagai upaya konkret untuk mencapai efisiensi energi nasional. Langkah ini dinilai krusial di tengah ketidakpastian dan gejolak konflik global yang berpotensi memicu krisis energi.

Dengan implementasi WFH setiap Jumat, pemerintah memproyeksikan potensi penghematan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang signifikan, diperkirakan mencapai angka fantastis hingga Rp6,2 triliun. Angka ini menegaskan betapa pentingnya kebijakan ini dalam menjaga stabilitas fiskal negara di tengah tantangan ekonomi global, sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam pengelolaan sumber daya yang lebih bijak.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer