Ads - After Header

Mengejutkan! Kemenkeu Ambil Alih Utang Whoosh, Ini Sinyal Purbaya

Ahmad Dewatara

Mengejutkan! Kemenkeu Ambil Alih Utang Whoosh, Ini Sinyal Purbaya

Chapnews – Ekonomi – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, baru-baru ini mengisyaratkan bahwa pemerintah telah mencapai keputusan final yang krusial terkait masa depan pengelolaan proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau Whoosh. Sinyal kuat ini mengarah pada pengalihan tanggung jawab pengelolaan beban utang proyek ambisius tersebut ke dalam lingkup Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Rincian lengkap mengenai keputusan strategis ini dijadwalkan akan diumumkan secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam waktu dekat.

Berbicara usai menghadiri Simposium PT SMI di Jakarta pada Rabu (22/4/2026), Purbaya menegaskan bahwa meskipun rapat pembahasan telah mencapai "kata putus," detail teknis dan skema implementasi sepenuhnya menjadi kewenangan Menko AHY untuk disampaikan kepada publik. "Nanti setelah diumumkan. Setelah diumumkan Pak AHY, saya pikir saya enggak berhak ngomongin sekarang ya. Nanti tanya Pak AHY," ujar Purbaya, menjaga kerahasiaan detail hingga waktu yang tepat.

Mengejutkan! Kemenkeu Ambil Alih Utang Whoosh, Ini Sinyal Purbaya
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Meski enggan merinci lebih jauh mengenai implementasi keputusan tersebut, Purbaya menjamin bahwa seluruh tahapan pembahasan telah rampung. "Begitu diumumkan nanti, tapi yang jelas sudah putus. Cuma belum saatnya diumumkan dan saya gak berhak ngomongin," tegasnya, mengindikasikan bahwa proses pengambilan keputusan telah final dan tinggal menunggu momen pengumuman resmi.

Sumber terpercaya chapnews.id mengungkapkan bahwa langkah pengalihan ini bukan berarti akuisisi KCIC sebagai entitas bisnis secara menyeluruh. Melainkan, ini adalah pergeseran tanggung jawab vital terkait pengelolaan beban utang proyek Whoosh yang selama ini membebani, kini akan ditangani langsung oleh Kementerian Keuangan.

Dengan ditarikannya pengelolaan utang ke Kemenkeu, pemerintah akan memiliki fleksibilitas dan otoritas yang lebih besar dalam merancang strategi restrukturisasi. Langkah ini dipandang sebagai solusi strategis yang memungkinkan pemanfaatan instrumen fiskal negara, seperti Penyertaan Modal Negara (PMN) atau skema pendanaan inovatif lainnya, guna menyehatkan neraca keuangan proyek Whoosh yang krusial ini. Diharapkan, langkah ini dapat memastikan keberlanjutan operasional dan finansial Kereta Cepat Jakarta-Bandung ke depannya.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer